PGN Group Boyong 21 Penghargaan Keselamatan Migas 2025, Keselamatan Operasi Terus Diutamakan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Group, selaku Subholding Gas Pertamina, kembali menegaskan komitmen kuatnya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta penerapan budaya keselamatan yang berkelanjutan di seluruh lini operasional.

PGN Group Boyong 21 Penghargaan Keselamatan Migas 2025, Keselamatan Operasi Terus Diutamakan

INILAHKORAN, Bandung - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (pgn) Group, selaku Subholding Gas Pertamina, kembali menegaskan komitmen kuatnya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta penerapan budaya keselamatan yang berkelanjutan di seluruh lini operasional. 

Komitmen ini tercermin dalam diraihnya 21 penghargaan keselamatan migas 2025, yang meliputi kategori Patra Nirbhaya Karya (tanpa kehilangan jam kerja akibat kecelakaan) dan Patra Karya Raksa (pembinaan keselamatan kerja).

penghargaan keselamatan migas 2025 diberikan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan keselamatan pada kegiatan usaha migas, sekaligus apresiasi bagi badan usaha yang berhasil membudayakan keselamatan di sektor ini.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi pgn, Hery Murahmanta menekankan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip keselamatan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan penghargaan ini menjadi wadah penting untuk mendorong peningkatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional pgn Group.

"penghargaan Keselamatan Migas yang diraih pgn Group menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Kali ini, 21 penghargaan diperoleh, mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga Jam Kerja Aman sekaligus memperkuat pembinaan keselamatan kerja di seluruh area operasi," kata Hery Murahmanta, Rabu 19 November 2025.

Dalam kategori Patra Nirbhaya Karya, berbagai entitas pgn Group berhasil meraih penghargaan. Predikat tertinggi, Karya Utama Adinugraha IV, diraih oleh Operation and Maintenance Management (OMM) Region II pgn dengan catatan lebih dari 50 juta Jam Kerja Aman hingga April 2025. PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) meraih Karya Utama Adinugraha II, sementara PT Perta Arun Gas, PT Kalimantan Jawa Gas, OMM Region III pgn, OMM Transmisi SSWJ pgn, dan Technical Management PT Pertamina Gas memperoleh Karya Utama Adinugraha I.

penghargaan Karya Utama lainnya diberikan kepada PT Pertamina Gas Wilayah Timur dan Wilayah Barat, PT Perta Daya Gas, serta PT Nusantara Regas. Sedangkan Karya Madya diraih oleh Saka Energi Muriah Ltd., OMM Region I pgn, dan Project Management Office (PMO) pgn. Karya Pratama diberikan kepada PT pgn LNG Indonesia dan PT Perta Samtan-Gas.

Sementara itu, dalam kategori Patra Karya Raksa, predikat Raksa Tama diperoleh oleh TGI, OMM Region II pgn, OMM Transmisi SSWJ pgn, dan Technical Management PT Pertamina Gas. PT Kalimantan Jawa Gas menerima penghargaan Raksa Madya. Kategori ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan pembinaan keselamatan kerja secara komprehensif.

"Penerapan budaya K3, pencapaian Jam Kerja Aman, serta deretan penghargaan yang diterima menjadi bukti bahwa pgn Group tidak hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap proses bisnis," ucapnya.

Secara konsolidasian, pgn Group mencatat lebih dari 526 juta Jam Kerja Aman hingga Triwulan 3 Tahun 2025. Angka ini menjadi bukti nyata dari disiplin dan komitmen Subholding Gas Pertamina dalam memastikan keselamatan sebagai pondasi operasional sekaligus menjaga keandalan penyaluran energi bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

"Melalui rangkaian upaya dan berbagai capaian ini, pgn Group akan terus menjaga keberlanjutan operasi gas bumi sekaligus memastikan keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan seluruh pekerja serta masyarakat," tutup dia.


Editor : Ahmad Sayuti