PGRI Jabar Usulkan Anggaran UN Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
PGRI Jabar meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menggeser anggaran pelaksanaan UN untuk penanganan penyebaran Corona di Indonesia. Hal tersebut merujuk pada rekomendasi sejumlah pengurus PGRI di Kabupaten/Kota se Jawa Barat mengusulkan agar anggaran pelaksanaan UN dapat dialihkan bagi penanganan kasus Corona atau Covid-19.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung,- PGRI Jabar meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menggeser anggaran pelaksanaan UN untuk penanganan penyebaran Corona di Indonesia. Hal tersebut merujuk pada rekomendasi sejumlah pengurus PGRI di Kabupaten/Kota se Jawa Barat mengusulkan agar anggaran pelaksanaan UN dapat dialihkan bagi penanganan kasus Corona atau Covid-19.
Ketua PGRI Provinsi Jabar Dede Amar menguslkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, agar anggaran pelaksanaan ujian nasional (UN) dialihkan untuk penanganan dan memutus penyebaran virus Corona/Covid-19 di Tanah Air.
Permohonan tersebut menurutnya merujuk pada usulan dari Pengurus PGRI di kabupaten/kota se-Jawa Barat, termasuk praktisi pendidikan. "UN tersebut dialihkan untuk penanggulangan bencana COVID-19. Di mana akhir-akhir ini telah merebak ke seluruh pelosok negeri. Pelaksanaan UN untuk jenjang SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA, SMK/MAK tahun 2019-2020 yang akan diikuti sekitar 8 juta peserta, dibatalkan oleh Mendikbud karena darurat musibah ini," papar Dede, Selasa (31/3/2020).
Dia mengungkapkan ada beberapa poin yang disampaikan oleh PGRI Provinsi Jawa Barat, seperti semua masyarakat khususnya anggota PGRI Jabar, agar selalu memohon doa dan segera diselamatkan dari musibah ini. Selain itu, semua guru agar melaksanakan instruksi Menteri Pendidikan, gubernur, bupati/walikota, dalam merealisasikan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Selain itu, PGRI Jawa Barat tidak sependapat/tidak setuju, dimana bantuan untuk musibah Covid-19 akan memotong dari tunjangan atau penghasilan guru, baik dari pusat maupun daerah. "Memohon dan mendesak Menteri Pendidikan agar mengalihkan dana UN untuk penanggulangan bencana COVID-19," tambah Dede. (Okky Adiana).
Editor : Ghiok Riswoto

