Pilkada 2024 Kota Cimahi Mulai Disorot, Pengamat Politik dan Pemerintahan Prediksi Bakal Ada Kejutan dari Parpol
Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada 2024 Kota Cimahi mulai menjadi sorotan sejumlah pihak lantaran diprediksi bakal menghadirkan beragam kejutan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada 2024 Kota Cimahi mulai menjadi sorotan sejumlah pihak lantaran diprediksi bakal menghadirkan beragam kejutan.
Salah satunya Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Arlan Siddha yang menilai adanya kemungkinan peluang munculnya artis yang bakal mewarnai Pilkada 2024 Kota Cimahi.
Pilkada 2024 Kota Cimahi itu diprediksi akan menorehkan sejarah. Pasalnya, dalam sejarah panjang daftar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi belum ada satu pun sosok dari kalangan artis yang menduduki baik kursi nomor satu atau dua di kota yang hanya memiliki tiga kecamatan ini.
Padahal, sejumlah kota/kabupaten yang bertetangga dengan Kota Cimahi kerap dipimpin sejumlah artis. Seperti Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan.
"Kemungkinan para artis yang telah mengudara di ibu kota untuk berkontestasi pada Pilkada 2024 Kota Cimahi ada mengingat mereka sudah memiliki elektabilitas yang cukup bagus," kata Arlan saat dihubungi, Kamis 4 Januari 2024.
Kendati begitu, menurut Arlan, yang menjadi persoalan artis tersebut mau atau tidak. Termasuk, ada atau tidak partai politik yang akan mengusung mereka.
Pasalnya, secara kewilayahan Kota Cimahi itu terlalu kecil dengan jumlah kecamatan yang hanya tiga wilayah.
"Saya pikir (pencalonan artis di Pilkada 2024 Kota Cimahi) masih memungkinkan karena di Kota Cimahi banyak artis yang memiliki kapasitas dan elektabilitas yang bagus juga," tuturnya.
Bahkan, sebut Arlan, apabila dibandingkan dengan perhelatan Pileg dan Pilpres, kontestasi Pilkada 2024 di Kota Cimahi diyakininya bakal berjalan menarik lantaran sejumlah partai politik sudah mendeklarasikan beberapa calonnya.
"Misalnya saja Golkar ada Firaldi Akbar yang tak lain Ketua BPC HIPMI Kota Cimahi, kemudian ada Ali Hasan. Termasuk, ada partai lain yang notabene menarik," sebutnya.
Arlan pun menilai, perhelatan Pilkada 2024 di Kota Cimahi ini bakal berjalan dengan dinamis lantaran bermunculannya para pendatang baru.
Oleh karena itu, Arlan berharap para bakal calon wali dan wakil walikota itu merupakan orang-orang yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik.
"Bisa saja orang tersebut datang dari anak muda, birokrasi, dan bisa juga datang dari politisi senior," ujarnya.
"Bahkan, bisa juga datang dari artis karena Cimahi ini kan hanya tiga kecamatan dan wilayahnya kecil. Saya pikir semua memiliki potensi untuk menggarap Cimahi dengan inovasi dan kreativitas," sambungnya.
Arlan pun menyebut, banyak hal menarik yang bakal terjadi pada perhelatan Pilkada 2024 Kota Cimahi. Apalagi, partai politik yang berkuasa di Cimahi saat ini merupakan partai besar, seperti Gerindra, PDIP, Golkar, serta partai besar lainnya.
"Bakal ada kejutan-kejutan baru dari partai politik di Kota Cimahi yang bisa kita lihat setelah Pemilu 14 Februari 2024 nanti," tandasnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


