PLN Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2025, Simak Cara Daftarnya

Simak cara daftar program mudik gratis PLN 2025

PLN Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2025, Simak Cara Daftarnya
PLN gelar mudik gratis

INILAHKORAN - PT PLN bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menggelar program mudik gratis BUMN 2025 dengan menyediakan kuota lebih dari 11 ribu peserta.

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi perjalanan mudik Idulfitri 1446 Hijriah menggunakan moda transportasi umum, sekaligus mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi.

Pendaftaran dan Cara Mengikuti Program

Pendaftaran program mudik gratis BUMN 2025 dibuka mulai 14 hingga 18 Maret 2025 dan dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Setiap akun hanya bisa digunakan untuk satu kali pendaftaran, dan peserta dapat mendaftarkan maksimal tiga anggota keluarga.

Sebagai bagian dari sistem verifikasi, peserta diminta membayar uang jaminan sebesar Rp100.000 per orang, yang nantinya akan dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik setelah program mudik selesai. Pendaftaran ulang wajib dilakukan pada 20-21 Maret 2025 untuk memastikan keikutsertaan.

Moda Transportasi dan Kota Keberangkatan

Program ini menyediakan moda transportasi berupa kereta api, bus, dan kapal laut, dengan kereta api sebagai moda utama. Keberangkatan dijadwalkan pada 26-27 Maret 2025 dari empat kota utama, yaitu:

  • Jakarta: 9.000 peserta
  • Makassar: 1.000 peserta
  • Balikpapan: 700 peserta
  • Medan: 500 peserta

Di Jakarta, keberangkatan dengan kereta api akan dilakukan dari Stasiun Pasar Senen, sementara bus akan diberangkatkan dari Kantor PLN Pusat.

Komitmen BUMN untuk Masyarakat

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa program mudik gratis BUMN telah menjadi agenda tahunan yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam perjalanan mudik.

"Program ini merupakan wujud komitmen BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan," ujar Erick.

Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mengurangi harga tiket pesawat dan kepadatan transportasi umum.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa program ini memprioritaskan kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

"Kami ingin mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik, sekaligus mengalihkan pemudik dari kendaraan pribadi ke transportasi umum demi mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan," kata Darmawan.

Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman dan aman, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar selama periode Lebaran.


Editor : Firda Rachmawati