PLN Pasok 571 MW Energi Listrik Pelabuhan Patimban

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menjamin ketersediaan listrik di Pelabuhan Patimban. Jaminan itu tertuang dalam nota kesepahaman dengan Kementerian Perhubungan.

PLN Pasok 571 MW Energi Listrik Pelabuhan Patimban
istimewa

INILAH, Bandung - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menjamin ketersediaan listrik di Pelabuhan Patimban. Jaminan itu tertuang dalam nota kesepahaman dengan Kementerian Perhubungan.

Direktur Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin mengatakan, secara eksplisit pihaknya terikat kontrak penyediaan pasokan listrik untuk kawasan Pelabuhan Patimban yang berlokasi  di Subang, Jawa Barat.

Menurutnya, adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat menciptakan good partnership antara PLN dengan Kementerian Perhubungan. Kolaborasi tersebut pun diharapkan dapat menciptakan multiplier effect. Dimana, terdapat peningkatan penyerapan tenaga kerja dan mendorong roda perekonomian di kawasan sekitar pelabuhan pada khususnya serta perekonomian di Indonesia pada umumnya. 

Sistem kelistrikan di Pelabuhan Patimban itu nantinya akan dipasok dari Subsistem Mandirancan dengan cadangan daya sebesar 571 MVA. Rencana pembangunan Gardu Induk (GI) dan transmisi untuk Pelabuhan Patimban ini juga tertuang dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028. 

“Program 35 GW berjalan dengan baik dan menunjukkan hasil yang positif,” kata Amir, Senin (13/5/2019).

Dia menuturkan, hingga Maret 2019 kemarin sekitar 10% pembangkit sudah beroperasi. Kemudian, 57% pembangkit di antaranya dalam proses konstruksi dan 27% pembangkit dalam proses kontrak.  Sisanya, berada pada tahap perencanaan dan pengadaan. 

“Progres ini juga diikuti dengan pembangunan transmisi dan gardu induk di seluruh Indonesia yang dilakukan secara kontinyu,” tambahnya. 

Penambahan infrastruktur ketenagalistrikan di Jawa Barat yang sudah beroperasi pada 2019 adalah sepanjang  453 km saluran transmisi dan 1250 MVA gardu induk. Plus, tambahan pembangkit yang direncanakan akan beroperasi sebesar 260 MW pada akhir 2019 mendatang. 

Berdasarkan hal itu, dia menegaskan kondisi kelistrikan di Jawa Barat pada saat ini mencapai kondisi surplus. Dengan kata lain, Amir menegaskan PLN dapat mendukung kebutuhan listrik di seluruh lini termasuk untuk kawasan Pelabuhan Patimban.

Pada tahap awal sebelum beroperasinya GI baru, pasokan dari sistem kelistrikan eksisting juga sangat memadai. Pasalnya, lokasi kawasan Patimban itu relatif dekat dengan PLTU Indramayu 3x330 MW. Dengan jarak kurang dari 10 km keandalan listrik terjamin dengan pembangkit yang saat ini sudah beroperasi. 

Amir menambahkan, sebagai proyek strategis nasional kebutuhan listrik Pelabuhan Patimban diprediksi akan meningkat. Untuk itu, PLN akan selalu berupaya untuk terus memenuhi kebutuhan listrik di Pelabuhan Patimban dan di kawasan sekitar pelabuhan. 

Salah satu upaya yang akan dilakukan PLN untuk terus menjaga keandalan dan kualitas pasokan listrik di Pelabuhan Patimban dan kawasan sekitar pelabuhan adalah melalui pembangunan GITET 500 kV Indramayu dengan kapasitas sebesar 500 MVA yang direncanakan beroperasi pada 2020 mendatang.


Editor : Doni Ramdhani