PNM Umumkan 3 Pemenang MEA 2026, Kayla Aprilia Raih Juara Pertama
PNM menetapkan tiga pemenang Demo Day MEA 2026. Kayla Aprilia juara pertama lewat Skay Soufflecake, disusul Kesya Deswita Sari dan Talitha Maritza Rafa Hendrian
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) secara resmi menetapkan tiga pemenang dalam ajang Demo Day Madani Entrepreneurship Academy (MEA) 2026. Para pemenang tersebut berhasil disaring dari 10 finalis yang seluruhnya merupakan anak nasabah penerima Beasiswa PNM.
Juara pertama diraih oleh Kayla Aprilia, anak dari nasabah PNM Bangka Belitung lewat produk Skay Soufflecake. Posisi kedua diduduki oleh Kesya Deswita Sari dari Magelang melalui usaha Cascara Tea, dan Juara ketiga diraih oleh Talitha Maritza Rafa Hendrian asal Cirebon dengan inovasi Moringo Bomboloni.
Ajang Demo Day ini merupakan puncak rangkaian MEA 2026 yang diawali dari kegiatan Jambore Beasiswa PNM x MEA di Magelang pada September lalu. Sebanyak 50 peserta sebelumnya mendapatkan pendampingan secara daring selama empat pekan.
Dari tahap tersebut, terpilih 10 finalis yang berasal dari Semarang, Surabaya, Ambon, Bangka Belitung, Bekasi, Magelang, Cirebon, Probolinggo, Medan, hingga Yogyakarta. Didukung oleh Institut Asia Malang, para finalis dibekali pelatihan penyusunan Business Model Canvas, pembuatan prototipe, identitas merek, hingga perhitungan harga jual.
Ide bisnis yang dipresentasikan para peserta cukup beragam, mulai dari olahan makanan hingga produk kreatif yang memanfaatkan bahan sisa. Beberapa produk memanfaatkan bahan daur ulang, seperti teh dari kulit kopi, pot dari botol bekas, serta tas tumbler dari kain jeans dan kain perca.
Mentor MEA 2026, Puji Subekti menilai anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha mandiri jika mendapatkan kesempatan yang tepat.
"Melihat anak-anak nasabah PNM mendapatkan beasiswa, berani bermimpi, dan mulai merintis bisnis mengajarkan saya bahwa kesempatan yang tepat dapat melahirkan masa depan yang hebat," kata Puji, Senin (26/10/2026).
Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary S, menekankan bahwa proses yang dilalui para peserta sama pentingnya dengan hasil akhir. Kompetisi tingkat nasional ini diharapkan dapat memupuk rasa percaya diri serta jiwa pejuang para anak nasabah.
"Dalam membangun sebuah usaha, yang dinilai bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga bagaimana seseorang mampu mengembangkan ide, memahami kebutuhan pasar, menyusun model bisnis, memperbaiki produk, dan mengambil keputusan berdasarkan proses yang dijalani," ujar Dodot.
Dodot menambahkan bahwa perkembangan usaha para peserta akan terus dipantau melalui program monitoring setelah ajang Demo Day berakhir. Langkah ini sejalan dengan komitmen PNM untuk terus mendukung keberlanjutan pendidikan dan pengembangan wirausaha anak nasabah.
Editor : Ahmad Sayuti
