Polda Jabar Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 di Bogor untuk Percepat Identifikasi

Polda Jawa Barat turut mendukung proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR dengan melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga korban yang berada di wilayah Kabupaten Bogor

Polda Jabar Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 di Bogor untuk Percepat Identifikasi

INILAHKORAN.ID - Polda Jawa Barat turut mendukung proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR dengan melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga korban yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Langkah pengambilan sampel DNA korban pesawat ATR ini dilakukan untuk membantu tim gabungan dalam mempercepat proses identifikasi korban di lokasi kejadian di Makassar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pengambilan sampel DNA dilakukan sebagai bagian dari proses antemortem dan postmortem guna mencocokkan data korban.

“Tindakan kepolisian ini dilakukan karena kami membutuhkan pembanding dari korban yang berada di Makassar, yaitu dari saudara-saudaranya. Kebetulan ada keluarga korban yang berada di wilayah Kabupaten Bogor sehingga kami lakukan pengambilan DNA antemortem dan postmortem sebagai pembanding,” ujar Hendra, Selasa 20 Januari 2026.

Ia menjelaskan, meski proses identifikasi utama berada di bawah tim gabungan di Makassar yang melibatkan BNPB dan kepolisian setempat, Polda Jawa Barat tetap berperan aktif memberikan dukungan maksimal.

“Kami tetap menunggu hasil dari tim gabungan di sana, namun semua tindakan untuk mendukung proses identifikasi tetap kami lakukan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Polda Jawa Barat telah mengerahkan tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polres Bogor yang memiliki kompetensi dalam pengambilan dan pengolahan data identifikasi korban.

“Kami telah mengirimkan tim DVI dari Polres Bogor yang memiliki kemampuan. Data sudah kami lengkapi dan seluruhnya telah diterima oleh tim gabungan di Makassar,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tinggal menunggu hasil pencocokan data dari tim di Makassar agar identifikasi korban dapat segera diselesaikan dan disampaikan kepada keluarga.

“Kita doakan bersama semoga proses ini cepat selesai dan cepat tuntas, sehingga keluarga korban bisa segera mendapatkan kepastian,” tutupnya.

Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan dan penanganan korban kecelakaan transportasi, termasuk melalui koordinasi lintas wilayah dan lintas instansi.


Editor : Ahmad Sayuti