Polisi Amankan Rekaman CCTV Berdurasi Satu Jam

Aparat Kepolisian Polresta Bogor Kota sudah mengambil hardisk yang berisi rekaman CCTV detik-detik Adriana Yubelia Noven (17) siswi SMK Baranangsiang ditusuk di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur pa

Polisi Amankan Rekaman CCTV Berdurasi Satu Jam
rekaman cctv

 

INILAH, Bogor - Aparat Kepolisian Polresta Bogor Kota sudah mengambil hardisk yang berisi rekaman CCTV detik-detik Adriana Yubelia Noven (17) siswi SMK Baranangsiang ditusuk di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa (08/01/2019) sore.
Diketahui rekaman CCTV didapat dari CCTV pengamanan kawasan jalan Riau yang berpusat disalah satu rumah warga.

Ketua RT 01/03 Rachmat Budiarto mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti adanya kejadian penusukan, saat dirinya datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) jenazah korban sudah dibawa ke RS PMI.

"Tetapi tadi pagi sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan ditempat asal korban," ungkapnya pada Rabu (9/1/2019).

Rachmat melanjutkan, rekaman CCTV sudah dibawa oleh aparat kepolisian pada Rabu (9/1/2019) siang, sudah diserahterimakan dari pengurus RT ke aparat Kepolisian.

"Yang dibawa hanya hardisk CCTV dengan kapasitas 1 Terabyte atau 1000 GB. Keperluannya katanya polisi untuk dibawa ke Mabes Polri. Durasinya ada sekitar satu jam, saat datang, pelaku bersender menunggu sampai melakukan penusukan. Pelaku terlihat bolak-balik di CCTV," tuturnya.

Ia melanjutkan, CCTV ada 24 titik disekitar kawasan Jalan Riau hasil swadaya masyarakat yang sudah terpasang selama satu tahun.

"Kami memasang CCTV dikarenakan kawasan jalan Riau terkenal rawan. Jadi untuk keperluan keamanan juga kami pasang secara swadaya," terangnya.

Saat ditanyakan warga kenal atau pernah melihat pelaku, Rachmat menjelaskan, warganya tidak pernah melihat pelaku apalagi mengenalinya, tetapi warga kenal dengan korban karena sudah cukup lama ngekos di Riau 44.

"Kami punya data anak kos jadi mengetahui korban siapa dan tinggal dimana. Selama ini korban terkenal ramah dan sopan. Saya harap pelaku bisa segera ditangkap," pungkasnya.

 


Editor : inilahkoran