Polisi Buru Sopir Truk Penabrak Dua Bobotoh Subang hingga Tewas

Peristiwa kecelakaan maut yang menimpa bobotoh tersebut hingga kini menjadi perhatian publik, termasuk dari komunitas suporter Viking Ganas Subang

Polisi Buru Sopir Truk Penabrak Dua Bobotoh Subang hingga Tewas
Ilustrasi kecelakaan yang menewaskan dua orang bobotoh Persib di Subang.

INILAHKORAN.ID – Kepolisian masih memburu sopir truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan dua pendukung Persib Bandung (bobotoh) asal Subang

Peristiwa kecelakaan maut yang menimpa bobotoh tersebut hingga kini menjadi perhatian publik, termasuk dari komunitas suporter Viking Ganas Subang.

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Ahmad Saefullah dan Putri Wijayaka. Keduanya disebut aktif dalam kegiatan positif komunitas suporter. 

kecelakaan terjadi di sebuah persimpangan di Kabupaten Subang pada malam hari dan melibatkan sebuah truk yang pengemudinya diduga melarikan diri usai kejadian.

Komunitas Viking Ganas Subang menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan mendesak kepolisian agar segera mengungkap kasus secara tuntas serta menangkap pelaku yang bertanggung jawab.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, Satuan Lalu Lintas Polres Subang masih melakukan upaya pencarian terhadap sopir truk tersebut. Sejumlah langkah penyelidikan dan patroli telah dilakukan guna mengungkap identitas pelaku.

“Pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelidiki detail kejadian serta menjadikan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Hendra, Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan, kepolisian mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum dan keselamatan berlalu lintas. Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu atau spekulasi yang dapat memperkeruh suasana.

“Pihak Kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, mempercayakan proses hukum kepada aparat, dan bersama-sama mencari solusi untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang,” tutupnya.

Polda Jawa Barat menegaskan pengejaran terhadap pelaku akan terus dilakukan hingga kasus ini terungkap sepenuhnya.


Editor : Ahmad Sayuti