Polisi Pastikan Tak Ada Sepatu Berlafaz Allah di Banten

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan informasi terkait adanya sepatu bertuliskan lafaz Allah adalah tidak benar.

Polisi Pastikan Tak Ada Sepatu Berlafaz Allah di Banten
INILAH, Banten -  Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan informasi terkait adanya sepatu bertuliskan lafaz Allah adalah tidak benar.
 
Ia menyatakan Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif sudah turun langsung mendatangi PT. ADF di Balaraja, Kabupaten Tangerang, untuk memastikan informasi yang diakuinya memang viral di media sosial itu.
 
"Rabu kemarin pihak Polda Banten dan Polresta Tangerang sudah mengecek secara langsung ke tempat pembuatan sepatu tersebut. Pak Kapolres sudah cek langsung. Artinya tidak ada desain sepatu yang berlafazkan Allah yang netizen maksud," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (7/2).
 
Ia pun mengajak media dan masyarakat untuk bijak dalam menyaring informasi tersebut, Ia meminta agar informasi yang tidak benar ini tidak terus disebar. 
 
Ia berharap media dan masyarakat lewat media sosial agar turut mencipatakan situasi kondusif dengan tidak memberitakan bahasa yang dapat memperkeruh situasi.
 
"Kami mengajak rekan-rekan media untuk turut berpartisipasi aktif meredam pemberitaan yang beredar di masyarakat dengan pemberitaan yang sudah terang ini. Masyarakat pun kami minta tidak menyebarkanb informasi yang tidak benar lewat media sosial," imbaunya.
 
Sebagaimana diberitakan, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mendatangi PT. ADF di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu, (6/2/19).
 
Kedatangan Sabilul menindaklanjuti viralnya informasi mengenai desain sepatu yang dianggap mirip lafaz Allah.
 
"Jadi kedatangan kami untuk menindaklanjuti informasi soal desain sepatu yang dianggap menyerupai atau mirip lafaz Allah itu," kata Sabilul.
 
Sabilul menerangkan, setelah melakukan pemeriksaan bersama pengurus perusahaan, tidak ditemukan desain sepatu seperti yang ramai
diperbincangkan itu. Sabilul pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gegabah menyebarluaskan informasi.
 
"Di PT ini tidak ada seperti itu. Kami sudah cek tadi," katanya.
 
Sabilul meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan desain sepatu semacam itu. Bila ditemukan, kata Sabilul, masyarakat jangan main hakim sendiri. "Laporkan ke kami agar kami yang tindak lanjuti," ujarnya.
 
HRD PT. ADF Sandi mengaku mengetahui viralnya berita soal desain sepatu itu. Namun Sandi memastikan perusahaan tempatnya bekerja tidak memproduksi sepatu model itu.
 
"Tadi sudah kita periksa bersama, tidak ada dan kami memang tidak memproduksi seperti itu," tandasnya. 


Editor : inilahkoran