Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pertandingan Persib vs PSS Sleman

Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi akibat pertandingan Persib vs PSS Sleman

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pertandingan Persib vs PSS Sleman

INILAHKORAN, Bandung - Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi akibat pertandingan Persib vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 19.00 WIB.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Prishta Utama, mengatakan bahwa sebanyak 1.200 personel gabungan dari TNI-POLRI dikerahkan untuk mengawal pertandingan dari sebelum dimulai hingga selesai dari luar stadion.

Pihaknya akan melakukan penyekatan di Jalan Rancanumpang dan Jalan Cimencerang. Mereka yang kedapatan tidak memiliki tiket akan diputarbalikkan oleh petugas untuk meminimalisir kemacetan.

"Jadi dipastikan di tim pengamanan yang ada di dalam bahwa semua supporter yang datang ke sana adalah yang mempunyai tiket resmi atau gelang tangan," kata Wahyu.

Polisi juga akan berjaga di perempatan Jalan Gedebage dan Jalan Cimencerang yang menjadi jalur utama ke Stadion GBLA. Berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkannya dan penerapannya tergantung situasi di lapangan.

Rekayasa lalu lintas yang disiapkan termasuk penutupan sejumlah akses dan pelarangan kendaraan besar di jalur Cimencerang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kepadatan dan memperlancar arus lalu lintas.

"Ada larangan parkir di sekitar lokasi, supaya pembersihan jalur lebih mudah," ujar Wahyu. Kendaraan dari arah barat ke Cibiru tidak diperbolehkan berbelok ke kanan ke Jalan Gedebage dan diarahkan untuk putar balik.

Sementara itu, kendaraan dari arah timur yang melewati jembatan Cibiru akan dibatasi aksesnya menuju Jalan Cimencerang. Jika antrean kendaraan di Jalan Cimencerang sudah memanjang, jalur menuju Masjid Al-Jabbar dan GBLA akan ditutup.

Pengawalan ketat juga dilakukan untuk tim dan wasit. Wasit diberangkatkan lebih dulu dengan pengawalan roda dua dan roda empat, diikuti tim tuan rumah dan terakhir tim tamu.

Rekayasa ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan serta memastikan keamanan dan ketertiban sepanjang jalannya pertandingan. Dengan demikian, pertandingan dapat berlangsung dengan lancar dan aman.


Editor : Firda Rachmawati