Poltekesos Siap Dukung Konsep Kampus Merdeka Milik Mendikbud

Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung siap mendukung kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tentang konsep Kampus Merdeka. Konsep tersebut sesuai dengan konsep pendidikan Vokasi di Poltekesos.

Poltekesos Siap Dukung Konsep Kampus Merdeka Milik Mendikbud
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung siap mendukung kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tentang konsep Kampus Merdeka. Konsep tersebut sesuai dengan konsep pendidikan Vokasi di Poltekesos.

Direktur Poltekesos Marjuki mengatakan, saat ini kampus yang berada di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengubah kurikulum dari akademik ke vokasi.

"Sistem pembelajaran di sini 30 persen di kelas dan 70 persen di lapangan, lembaga, masyarakat, dan organisasi. Mempelajari apa kompetensi yang ada," ucap Marjuki saat acara Dies Natalies Poltekesos ke-55 di Bandung, Selasa (4/2/2020).

Marjuki menjelaskan, regulasi pendidikan di Poltekesos fokus ke vokasi dan hal tersebut sejalan dengan konsep Mendikbud.

"Ada irisan sama (dengan konsep Kampus Merdeka), tidak melulu di kampus. Iya mendukung," ujarnya

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kemensos Syahabuddin menambahkan Dies Natalies ke 55 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi perkembangan Poltekesos agar terus bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional.

"Ada pembangunan kampus 2 di Soreang, (wacana) pola kedinasan dan menyusun rencana peraturan pemerintah dan permensos tentang pekerja sosial," pungkasnya.

Perlu diketahui, Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan konsep Kampus Merdeka mendukung terciptanya keleluasaan bagi perguruan tinggi. Khususnya untuk meningkatkan kapabilitas agar mampu menghasilkan lulusan yang mumpuni dan terserap di dunia kerja. (Ridwan Abdul Malik)


Editor : Doni Ramdhani