Pos Indonesia Garap 5 Rutilahu di Cililin
Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan dalam rangka mewujudkan program BUMN Hadir untuk Negeri, PT Pos Indonesia (Persero) melaksanakan kegiatan CSR berupa perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan penyediaan sarana air bersih di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung – Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan dalam rangka mewujudkan program BUMN Hadir untuk Negeri, PT Pos Indonesia (Persero) melaksanakan kegiatan CSR berupa perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan penyediaan sarana air bersih di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan usulan dari kepala desa setempat dan hasil survey yang dilakukan Divisi PKBL PT Pos Indonesia (Persero), telah ditetapkan lima warga yang memenuhi kriteria untuk menerima bantuan, yaitu tempat tinggalnya rusak parah, berpenghasilan minim sehingga tidak mampu memperbaiki rumah secara swadaya, serta janda lanjut usia.
Kelima warga tersebut adalah Suryana warga Kampung Pasir Panjang RT 02/01, Mustopa warga Bojongsalam RT 05/06, Ipong warga Kampung Lebak Sumur RT04/0, Neneng Hoeriah warga Kampung Rancapanggung RT 01/08, dan Melah warga Kampung Bonjot RT 02/13.
Di samping perbaikan rutilahu di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat ini, Pos Indonesia juga menyediakan sarana air besih bagi warga kampung Bonceret RT 03/10. Kampung ini dinilai sangat membutuhkan bantuan mengingat wilayah tersebut kering dan sebagian penduduknya sulit mendapatkan air bersih.
Perbaikan rumah dan penyediaan sarana air bersih ini dilaksanakan selama satu bulan, dan pada 12 Desember 2019, bantuan diserahkan dan ditinjau langsung VP PKBL atas nama Direksi PT Pos Indonesia (Persero), Zulfa Erinaldi.
“Ini merupakan bagian dari program Bina Lingkungan BUMN sesuai dengan penetapan Kementerian BUMN dan telah ditetapkan oleh Direksi PT Pos Indonesia pada RKAP Divisi PKBL tahun 2019”, kata Zulfa belum lama ini.
Program tersebut, sambung dia akan dilanjutkan pada tahun yang akan datang di tempat yang berbeda karena sangat membantu warga miskin yang tinggal di rumah tidak layak huni dan kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
“Semoga program ini memberikan kebahagiaan bagi masyarakat penerima bantuan dan bisa dikembangkan pada masa yang akan datang," ucapnya. (Yogo Triastopo)
Editor : Zulfirman

