Prediksi Portugal vs Rep Ceko Grup F Euro 2024: Tarian Terakhir Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bakal mati-matian memenangkan Portugal vs Ceko demi start manis Euro 2024
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ajang Euro 2024 jadi pengabdian terakhir Cristiano Ronaldo sebagai penggawa Portugal. Mungkinkah dia mengambil peran utama?
Portugal yang masih memakai tenaga Cristiano Ronaldo di Euro 2024 bakal mengawali kiprahnya dengan laga kontra Republik Ceko.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bakal mati-matian memenangkan Portugal vs Ceko demi start manis Euro 2024 dalam laga di Red Bull Arena, Rabu (19/6) dinihari WIB.
Entah apa yang akan terjadi untuk sosok Cristiano Ronaldo. Bisa jadi, dia menghuni bangku cadangan.
Dengan usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Ronaldo dianggap tak bisa berkontribusi lebih banyak lagi bagi Seleccao da Quinnas.
Tapi melihat sepak terjangnya bersama Al-Nassr di level klub, tampaknya anggapan itu menjadi mentah lagi.
"Dia pemain yang fantastis. Kami membutuhkannya. Saya secara pribadi lebih tenang dengan sosoknya di lapangan sebagai pemimpin," ungkap Pelatih Portugal Roberto Martinez dikutip UEFA.com.
Ronaldo, akan memainkan Euro-nya yang ke-6, lebih banyak dibandingkan pemain-pemain lain. Dia juga memegang rekor untuk gol terbanyak (14) dan penampilan terbanyak (25) di turnamen ini.
Ronaldo sendiri mencetak dua gol ketika Portugal menang 3-0 atas Republik Irlandia dalam uji coba terakhir mereka jelang Euro 2024.
Saat melawan Irlandia, dia mencatatkan golnya yang ke-129 dan ke-130 dengan seragam Portugal.
Tapi Portugal bukan hanya tentang Ronaldo. Tetap saja, kendali tim ada pada sosok Martinez sebagai pelatih.
Martinez boleh gagal meramu generasi emas timnas Belgia di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Namun, pelatih asal Spanyol itu tampaknya belajar dari pengalaman untuk tak mengulangi kesalahan yang sama.
Martinez ditunjuk sebagai pelatih Portugal setelah negara yang memiliki ibu kota Lisbon itu tampil buruk di Piala Dunia 2022.
Saat itu, Portugal dihentikan Maroko pada perempat final dengan skor 0-1 yang membuat Ronaldo menangisi akhir kariernya yang diambang tanpa trofi Piala Dunia.
Pada 9 Januari 2023, Martinez ditunjuk sebagai pelatih Portugal dan sejak itu, tangan dingin pelatih 50 tahun itu membawa Portugal memenangi 13 laga dan hanya dua kalah dari 15 laga.
Portugal mencetak 49 gol dan hanya kemasukan 10 gol, dengan formasi andalan menggunakan formasi empat bek dalam pakem 4-3-3 yang juga bisa berubah 4-5-1 ketika bermain.
Catatan ini juga termasuk laju tak terkalahkan Portugal di babak kualifikasi Piala Eropa dengan menyapu bersih 10 laga, mencetak 36 gol dan hanya kebobolan dua gol.
Tak hanya kemenangan, hadirnya Martinez juga membuat Portugal bermain sebagai sebuah “tim” yang dimana hal ini jauh tidak terlihat dari apa yang ditampilkan saat masih diarsiteki Santos.
Dengan sumur pemain yang sangat dalam, Martinez membawa bakat-bakat terbaik Portugal dari segala umur. Ia mengatakan perpaduan usia ini akan membentuk tim Portugal sebagai tim yang sempurna.
Dari pemain-pemain muda, Martinez memanggil bomber Paris Saint-Germain Goncalo Ramos (22), bek Sporting Goncalo Inacio (22), winger Porto Francisco Conceicao (21), dan duo Benfica Joao Neves (19) dan Antonio Silva (20).
Darah-darah muda ini akan dikombinasikan bersama pemain-pemain yang sudah matang seperti gelandang kreatif Manchester Hnited Bruno Fernandes (29), striker haus gol Liverpool Diogo Jota (27), hingga duo Manchester City Ruben Dias (27) dan Bernardo Silva (29).
Sebagai pembimbing dan penjaga suasana ruang ganti, Martinez membawa tiga pemain berpengalaman Portugal yang menjadi pilar penting di Piala Eropa 2016 di Prancis, yaitu Rui Patricio (36), Pepe (41), dan Ronaldo (39).
Dengan Ronaldo yang akan menampilkan tarian terakhirnya, faktor pelatih Martinez yang sudah nyetel, dan pemain-pemain bintang dari segala usia, tampaknya trofi Piala Eropa 2024 bukan tidak mungkin berada di tangan Portugal.
Dan jika benar, tampakya mereka tidak akan meraihnya dengan aroma keberuntungan seperti di Piala Eropa 2016, ketika mereka lolos ke fase gugur dengan menjadi salah satu peringkat tiga terbaik setelah hanya meraih tiga poin di bawah Hungaria dan Islandia.
Ujian Pertama
Rep Ceko bisa jadi ujian pertama bagi seluruh pemain Portugal, serta tolok ukur bagi Martinez apakah akan memakai tenaga Ronaldo sejak menit pertama atau tidak. Yang pasti, Rep Ceko adalah lawan tangguh.
Piala Eropa 2024 merupakan keikutsertaan kesebelas Ceko, dengan 20 tahun lalu mereka pernah membuat kejutan dengan lolos ke semifinal.
Dengan Milan Baros dan Jan Koller di lini serang, Ceko melaju ke semifinal sebelum disingkirkan juara saat itu yaitu Yunani.
Namun, empat edisi setelahnya, Ceko tak mampu mengulangi capaian edisi 2004 karena hanya mampu mencapai babak perempat final yang terakhir kali diraih pada edisi tahun 2021.
Di pergelaran paling bergengsi di Eropa tahun ini, Ceko ditopang tiga penggawa penting Bayer Leverkusen yang meraih double winners tak terkalahkan kompetisi domestik musim ini.
Tiga nama itu adalah penjaga gawang yang tampil 17 kali Matej Kovar, pencetak 13 gol dan tiga asia Patrick Schick, dan pencetak tujuh gol dan lima asis Adam Hlozek.
Di bawah asuhan Hasek, negara berjuluk Narodni tym (tim nasional) ini memainkan formasi tiga bek yang mana formasi ini sangat menguntungkan bagi Schick dan Hlozek yang sudah akrab memainkannya di Leverkusen.
HEAD TO HEAD
25/09/22 Ceko 0-4 Portugal
10/06/22 Portugal 2-0 Ceko
22/06/12 Ceko 0-1 Portugal
11/06/08 Ceko 1-3 Portugal
24/06/96 Ceko 1-0 Portugal
5 LAGA TERAKHIR PORTUGAL
22/03/24 Portugal 5-2 Swedia
27/03/24 Slovenia 2-0 Portugal
05/06/24 Portugal 4-2 Finlandia
08/06/24 Portugal 1-2 Kroasia
12/06/24 Portugal 3-0 Irlandia
5 LAGA TERAKHIR REP CEKO
21/11/23 Ceko 3-0 Moldova
23/03/24 Norwegia 1-2 Ceko
27/03/24 Ceko 2-1 Armenia
07/06/24 Ceko 7-1 Malta
10/06/24 Ceko 2-1 Makedonia Utara
PRAKIRAAN PEMAIN
Portugal (4-2-3-1):
Costa; Cancelo, Silva, Dias, Mendes; Joao Palhinha, Vitinha; Silva, Fernandes, Joao Felix; Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez.
Republik Ceko (3-4-1-2):
Stanek, Vitik, Zima, Holes; Coufal, Soucek, Sulc, Provod; Barak; Hlozek, Schick.
Pelatih: Ivan Hasek.***
Editor : Bsafaat
