INILAH, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku sedih atas merosotnya prestasi Maung Bandung dalam kurun waktu delapan pekan terakhir Liga 1 2018.
Kemenangan tunggal skuat Persib, didapat saat menghadapi Bhayangkara FC pada 3 November lalu. Sisanya, Supardi Nasir dkk mengalami lima kali kekalahan, dan dua hasil imbang.
Tim kebanggan Bobotoh kini berada masih berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2018 dengan raihan 49 poin hasil 31 pertandingan, sama dengan perolehan Bhayangkara FC di bawahnya.
"Selama dipegang Mario Gomez saya tidak pernah intervensi, saya bungkam tidak pernah ikut campur. Tapi kenapa jadi seperti ini (merosot)," kata Umuh di Graha Persib Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (21/11/2018).
Meski begitu, dia menyadari menurunnya prestasi Persib tak lepas dari semua persoalan selama ini. Puncaknya adalah sanksi yang diberikan Komite disiplin (Komdis) PSSI larangan bermain di Pulau Jawa tanpa dukungan Bobotoh hingga akhir musim ini.
"Seperti kemarin kejadian lawan (PSMS) Medan, pemain sudah lelah sekali. Bukan dari kubu Persib saja, tim manapun kalau sudah kelelahan mau bagaimana bermain bagus. Saya yakin akan main memble," ucapnya.
Meski begitu, Persib dikatakan dia, masih memiliki harapan kembali bersaing di papan atas. Satu harapan dia adalah Supardi Nasir dan kawan-kawan dapat tiket bermain di Piala AFC.
"Kalau sekarang harapan agak pudar sedikit, karena menurut hitungan rasanya tidak mungkin (juara). Realistisnya bisa lolos ikut Piala AFC, minimal kita finish ke dua," tuntas Umuh.