Preview Chelsea vs Bayern, Duel Debutan
DUA pelatih muda membesut tim besar. Keduanya juga debutan di fase knockout Liga Champions. Siapa unggul?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
DUA pelatih muda membesut tim besar. Keduanya juga debutan di fase knockout Liga Champions. Siapa unggul?
Frank Lampard sudah 'gatal'. Dia ingin segera menuntaskan laga Chelsea kontra Bayern Muenchen dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (26/2) dini hari WIB. Tentu saja, main pertama di kandang sendiri, Lampard incar kemenangan.
"Kami sudah menantikan pertandingan ini melawan tim besar. Saya rasa, terlepas apapun hasilnya nanti kami ingin menikmati prosesnya. Kami ingin bermain dengan sempurna," ujar Lampard.
Chelsea berstatus underdog di pertandingan ini. Mereka dianggap belum selevel Bayern baik dari sisi konsistensi performa maupun kualitas tim. Tapi Lampard tak peduli. Di mata dia, timnya bisa mengalahkan siapapun andai tampil tanpa cela.
Itu sudah dibuktikan ketika The Blues menaklukkan sang rival sekota, Tottenham Hotspurs, akhir pekan lalu. Mereka bahkan unggul dua gol terlebih dahulu sebelum laga berakhir 2-1. Lampard ingin, Chelsea tampil jauh lebih baik ketika meladeni Bayern.
"Tentu saja ini (laga melawan Bayern) sangatlah berbeda. Atmosfer serta tekanannya membuat kami harus benar-benar fokus dan berkonsentrasi penuh," tegasnya.
Lampard sepertinya akan mengandalkan Olivier Giroud di lini serang. Ini jadi keputusan realistis mengingat striker asal Prancis itu punya pengalaman mumpuni di laga-laga krusial.
Giroud mencetak satu gol saat Chelsea menaklukkan Tottenham. Sebuah raihan manis setelah pesepak bola asal Prancis ini sempat dibekap cedera serius.
"Ya, aku senang karena Olivier Giroud telah mendapatkan kebugarannya kembali ditambah ia memiliki kualitas yang luar biasa," ungkap Lampard.
"Kamu tahu kualitas dan permainan yang ia tampilkan sebagaimana saat melawan Tottenham Hotspurs terlihat cukup bagus seperti yang ia perlihatkan di babak pertama utamanya," tambahnya.
Sementara itu laga ini juga menjadi ujian besar untuk pelatih Bayern, Hans-Dieter Flick. Sama seperti Lampard, Flick baru pertama kali mengecap fase knock out Liga Champions. Untungnya, dia didukung pemain-pemain berpengalaman. Penyerang veteran, Thomas Muller salah satunya.
Muller mengusung kepercayaan diri tinggi. Dia bahkan sesumbar lawannya itu bukan lagi tim elite di Eropa.
Munchen datang dengan pengalaman yang buruk. Di tahun 2012, mereka pernah dipaksa menelan pil pahit dalam babak final Liga Champions. Awalnya, Munchen unggul lebih dulu berkat gol Thomas Muller di menit ke-83.
Kemenangan mereka dibatalkan gol Didier Drogba yang memaksa Munchen dan Chelsea bermain sampai babak adu penalti. Pada akhirnya, Chelsea keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
"Chelsea punya pemain muda bertalenta serta berkualitas yang bisa menyakitkan anda. Kami harus bersiap melawan kekuatan khusus mereka," ujar Muller kepada the Athletic.
"Namun sekarang mereka bukanlah tim terbaik di Eropa dan kami tidak perlu merasa takut. Saya percaya diri," lanjut pria berumur 30 tahun tersebut.
Lawan Muller pada tahun 2012 lalu, Frank Lampard, saat ini menjabat sebagai pelatih Chelsea. Ia mengaku tidak mampu menyimpan rasa kagumnya terhadap pria berdarah Inggris tersebut.
"Bukan hanya karena dari laga itu, tetapi dia adalah pemain yang super. Dia memainkan gaya sepak bola yang khusus. Secara teknis sangat bagus, punya teknik tembakan yang super, bagus dengan umpan panjang," tandasnya. (bsf)
HEAD TO HEAD
25/07/17: Chelsea 2-3 Bayern
30/08/13: Bayern 2-2 Chelsea
19/05/12: Bayern 1-1 Chelsea
12/04/05: Bayern 3-2 Chelsea
06/04/05: Chelsea 4-2 Bayern
LIMA LAGA TERAKHIR CHELSEA
22/02/20: Chelsea 2-1 Tottenham
17/02/20: Chelsea 0-2 Man United
01/02/20: Leicester 2-2 Chelsea
25/01/20: Hull City 1-2 Chelsea
21/01/20: Chelsea 2-2 Arsenal
LIMA LAGA TERAKHIR BAYERN
21/02/20: Bayern 3-2 Paderborn
16/02/20: FC Koln 1-4 Bayern
09/02/20: Bayern 0-0 Leipzig
05/02/20: Bayern 4-3 Hoffenheim
01/02/20: Mainz 05 1-3 Bayern
PRAKIRAAN PEMAIN
Chelsea (4-3-3)
Caballero (GK) Azpilicueta, Rudiger, Christensen, James (B) Mount, Jorginho, Kovacic (T) Willian, Giroud, Hudson-Odoi (D)
Pelatih: Frank Lampard
Bayern Munchen (4-2-3-1)
Neuer (GK) Pavard, Boateng, Alaba, Davies (B) Kimmich, Thiago (cdm) Coman, Muller, Gnabry (T) Lewandowski (D)
Pelatih: Hans-Dieter Flick
Editor : Bsafaat

