CHELSEA sangat mungkin memberikan kekalahan pertama untuk Manchester City di musim ini. Skuat besutan Maurizio Sarri punya segalanya!
The Blues menjamu City di Stamford Bridge, Minggu (9/12) dini hari WIB, dalam pekan ke-14 Liga Primer Inggris. Mereka akan meladeni tamu yang teramat tangguh!
City memang luar biasa! Dari 15 laga, skuat besutan Pep Guardiola memenangi 13 diantaranya dengan hanya dua kali meraih hasil imbang.
Sergio Aguero dan kawan-kawan kini berada di puncak klasemen dengan koleksi 39 poin, unggul dua poin dari Liverpool unggul dua poin dari Liverpool yang menguntit di peringkat kedua.
Di sisi lain, meski belum konsisten betul, Chelsea masih bisa menghuni big four. Tim asuhan Maurizio Sarri mengoleksi 31 poin, atau tertinggal 10 poin dari City.
Tapi hitung-hitungan klasemen bukanlah jaminan penentu hasil akhir. Chelsea tetap bisa merepotkan City. Selain didukung penuh publik Stamford Bridge, mereka juga punya pemain-pemain dengan kualitas 'pembeda'.
Yang jadi persoalan Chelsea bukanlah kualitas individu. Sarri menyebut faktor konsentrasi jadi problem utama di timnya saat ini. Ya, pada akhirnya lemahnya fokus para pemain yang membuat konsistensi tim asal London Utara ini terganggu.
Chelsea sempat tampil hebat pada awal musim 2018-19. The Blues bersaing di papan atas bersama Manchester City dan Liverpool.
Namun, setelah imbang melawan Everton pada laga pekan ke-12, Chelsea mulai menunjukkan penurunan performa. Hal itu diperburuk dengan kekalahan dari Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-13.
"Kami bermain baik selama 55 menit. Setelah gol pertama, itu adalah kecelakaan karena kami begitu mengontrol pertandingan, kami tiba-tiba jadi tim lain, tanpa jarak posisi yang tepat dan tanpa sepak bola kami. Saya tak tahu kenapa," ujar Sarri.
Melawan City, Sarri meminta timnya benar-benar mengerahkan segala kemampuan. Dia sadar betul, potensi bahaya yang dihadirkan lawan ketika timnya kehilangan fokus bermain.
Di sisi lain, Manajer City Pep Guardiola juga menyebut timnya masih punya masalah besar soal konsentrasi bermain. Eks manajer Barcelona, itu menilai Kevin de Bruyne dan kawan-kawan kerap kedodoran di menit-menit akhir laga.
Kemenangan 2-1 melawan tuan rumah Watford, tengah pekan lalu, jadi bukti penurunan fokus bermain The Citizens. Mereka gagal mencatatkan clean sheet lantaran tim tuan rumah mencetak gol di akhir laga.
“Pesan terbaik dan pesan terkuat kami untuk para rival adalah cara kami bermain,” tutur Guardiola pascalaga di Vicarage Road.
“Dan ketika lawan kami melihat kami setelah 60, 65 menit dan dapat mengatakan ‘OK, Man City masih ada di sana. Tetapi ketika mereka melihat 10, 15 menit terakhir mereka dapat mengatakan bisa mengalahkan kami.”
HEAD TO HEAD
05/08/18: Chelsea 0-2 Man City
04/03/18: Man City 1-0 Chelsea
30/09/17: Chelsea 0-1 Man City
05/04/17: Chelsea 2-1 Man City
03/12/16: Man City 1-3 Chelsea
LIMA LAGA TERAKHIR CHELSEA
05/12/18: Wolves 2-1 Chelsea
02/12/18: Chelsea 2-0 Fulham
29/11/18: Chelsea 4-0 PAOK
24/11/18: Tottenham 3-1 Chelsea
11/11/18: Chelsea 0-0 Everton
LIMA LAGA TERAKHIR MAN CITY
04/12/18: Watford 1-2 Man City
01/12/18: Man City 3-1 Bournemouth
27/11/18: Lyon 2-2 Man City
24/11/18: West Ham 0-4 Man City
11/11/18: Man City 3-1 Man United
PRAKIRAAN PEMAIN
Chelsea (4-3-3)
Arrizabalaga (GK) Alonso, Luiz, Rudiger, Azpilicueta (B) Kovacic, Jorginho, Kante (T) Hazard, Giroud, Pedro (D)
Pelatih: Maurizio Sarri
Man City
Ederson (GK) Walker, Stones, Laporte, Delph (GK) Silva, Fernandinho, Silva (T) Mahrez, Jesus, Sterling (D)
Pelatih: Pep Guardiola