Preview Liverpool vs Leicester: Pertanda Juara!
Kemenangan melawan Leicester City akan membuat Liverpool makin nyaman di puncak klasemen. Mereka harus betul-betul memanfaatkan kekalahan Manchester City di markas Newcastle United.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Kemenangan melawan Leicester City akan membuat Liverpool makin nyaman di puncak klasemen. Mereka harus betul-betul memanfaatkan kekalahan Manchester City di markas Newcastle United.
Secara mengejutkan, City takluk 1-2 melawan tim papan bawah, Newcastle United. Sebuah hasil yang akan sangat menguntungkan Liverpool.
Ya, Liverpool bisa menambah selisih menjadi tujuh poin andai bisa memenangi laga melawan Leicester City di Anfield, Kamis (31/1) dini hari WIB. Di atas kertas, poin penuh tentu bukan perkara sulit bagi mereka.
Gelandang Liverpool, Giorgio Wijnaldum menegaskan timnya sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Dia merasa The Reds sudah banyak belajar dari berbagai kesalahan. Terutama, ketika takluk dari Manchester City, beberapa waktu lalu.
Wijnaldum mengungkap bagaimana sang manajer, Juergen Klopp mampu memainkan peran maksimal di ruang ganti tim.
"Saya belajar bahwa kani harus mempertahankan rasa percaya diri; dalam diri Jurgen, kami punya pelatih yang bisa menolong dalam hal itu," tutur Wijnaldum.
"Itulah yang ia katakan kepada kami setelah pertandingan melawan City dan Wolves - bahwa kami harus mempertahankan kepercayaan diri dan mungkin lebih keras lagi dari sebelumnya," tambahnya.
Sebagai informasi, Liverpool juga kalah atas Wolverhampton di laga babak ketiga FA Cup, empat hari setelah ditumbangkan Manchester City. Pada saat itu, The Reds kalah dengan skor tipis 1-2, membuat mereka harus tersingkir lebih dini dari kompetisi tersebut.
"Anda selalu belajar dari sebuah kekalahan, bahkan lebih dari saat anda menang. Sebab saat anda menang, anda tak melihat sesuatu yang salah. Dia membuat kami merasa harus berurusan dengan itu, dan bekerja lebih keras untuk membuat semuanya lebih baik," tandasnya.
Kini meladeni Leicester, Liverpool di atas kertas bisa memenangi laga dengan mudah. Satu-satunya problem, adalah minimnya stok pemain di sektor belakang. Tapi Klopp beruntung, ada beberapa pemain Liverpool yang punya kemampuan beroperasi di berbagai posisi, termasuk bek tengah.
Di sisi lain, Leicester meskipun datang dengan segudang masalah tetapi tetap punya potensi membuat kejutan. Mereka akan kembali menggantungkan harapan kepada sosok penyerang, Jamie Vardy yang punya rekor oke melawan Liverpool.
Dilansir Opta, Vardy mampu membukukan tujuh gol ke gawang Liverpool, cuma kalah dari Andy Cole (11 gol) dan Thierry Henry (8 gol). Rentetan gol termasuk dalam dua lawatan terakhir ke Anfield.
Sebanyak delapan pertandingan dijalani Vardy bersama Leicester melawan Liverpool. Hasilnya, dua kali meraih kemenangan, sekali hasil imbang, dan lima kali menelan kekalahan.
Saat Leicester kalah 1-2 dari Liverpool pada putaran pertama Liga Inggris 2018/2019, Vardy tak bermain. Dia sedang menjalani sanksi kartu merah.
HEAD TO HEAD
01/09/18: Leicester 1-2 Liverpool
30/12/17: Liverpool 2-1 Leicester
23/09/17: Leicester 2-3 Liverpool
19/09/17: Leicester 2-0 Liverpool
22/07/17: Leicester 1-2 Liverpool
LIMA LAGA TERAKHIR LIVERPOOL
19/01/19: Liverpool 4-3 Crystal Palace
12/01/19: Brighton 0-1 Liverpool
07/01/19: Wolves 2-1 Liverpool
03/01/19: Man City 2-1 Liverpool
29/12/18: Liverpool 5-1 Arsenal
LIMA LAGA TERAKHIR LEICESTER
19/01/19: Wolves 4-3 Leicester
12/01/19: Leicester 1-2 Southampton
06/01/19: Newport 2-1 Leicester
01/01/19: Everton 0-1 Leicester
29/12/18: Leicester 0-1 Cardiff
PRAKIRAAN PEMAIN
Liverpool (4-2-3-1)
Alisson (GK) Robertson, Dijk, Matip, Fabinho (B) Wijnaldum, Handerson (cdm) Keita, Firmino, Mane (T) Salah (D)
Pelatih: Juergen Klopp
Leicester (4-2-3-1)
Schemeichel (GK) Simpson, Morgan, Maguire, Chilwell (B) Mendy, Ndidi (cdm) Pereira, Maddison, Albrighton (T) Vardy (D)
Pelatih: Claude Puel
Editor : inilahkoran

