DUEL Manchester United vs Huddersfield di Old Trafford, Rabu (26/12) malam WIB jadi debut kandang Ole Gunnar Solskjaer. Misi khusus diusung sang suksesor Jose Mourinho itu.
Solskjaer telah berhasil mencuri hati publik Old Trafford menyusul debut manisnya bersama Tim Setan Merah. Dia mengantarkan Paul Pogba dan kawan-kawan menang telak 5-1 di markas Cardiff City.
Kini, pria asal Norwegia itu sudah tak sabar melakoni laga di kandang sendiri. "Tentu saja Anda akan berusaha menahan perasaan emosional karena saya di sini untuk melakukan pekerjaan. Saya harus tetap fokus," kata Solskjaer, dikutip dari Sky Sports.
Solskjaer punya pekerjaan rumah yang teramat berat terkait laga kandang MU. Ya, di bawah asuhan Mourinho beberapa waktu lalu, mereka kerap sulit meraih kemenangan home.
Dalam 12 laga kandang, mereka hanya menang lima kali. Sisanya berakhir dengan empat kali hasil imbang dan tiga kali tumbang.
Dari tiga kekalahan tersebut, MU sempat takluk 0-3 melawan Tottenham Hotspur. Selain itu, disingkirkan Derby County di ajang Piala Liga melalui drama adu penalti.
"Itu penting karena ketika saya bermain di Old Trafford, Anda merasa seperti di rumah sendiri," ujar Solskjaer dilansir dari laman resmi Manchester United.
"Anda masuk ke lapangan dan meski sampai menit ke-90 belum mencetak gol, Anda masih berpikir 'Kita bisa menang'. Ini tidak terjadi di setiap pertandingan. Tidak
ada ceritanya Anda mencetak gol di tiga menit pertama dan membuat lima gol."
Solskjaer menuntut performa maksimal dari anak-asuhnya. Dia ingin, Paul Pogba dan kawan-kawan menunjukkan sikap militan sepanjang laga.
"Jadi akan tiba hari ketika peluang kami kena tiang, jadi kesabaran dan sikap pantang menyerah yang membuat tim-tim takut di Old Trafford," pungkasnya.
Sementara itu, MU benar-benar punya kans besar meraih kemenangan. Performa Huddersfield sedang benar-benar buruk.
Anak-anak asuh David Wagner selalu kalah dalam lima laga terakhirnya. Mereka berturut-turut ditekuk oleh Brighton, Bournemouth, Arsenal, Newcastle, dan Southampton
Huddersfield saat ini berbagi posisi juru kunci dengan Fulham. Mereka hanya unggul selisih gol dengan koleksi 10 poin dari 18 laga.
Manajer Huddersfield, David Wagner tetap antusias melakoni lawatan ke Old Trafford. Dia melihat timnya tetap punya peluang menang.
Terakhir Huddersfield menang melawan MU adalah September 1930 silam. Setelah itu, 15 kunjungan terakhir berujung 10 kekalahan dan lima imbang.
“Kami harus bermain lebih baik. Kami harus kembali pada performa awal kami demi mendapatkan hasil," ujar Wagner.
“Biasanya [Boxing Day] ini adalah laga yang sangat ingin Anda miliki. Ini adalah soal Liga Primer. Tidak ada duel yang lebih baik ketimbang di Old Trafford pada Boxing Day. Kami akan ke sana, kami akan mencoba melakukan segalanya," pungkasnya.