Preview Valencia vs Man United: Mestalla Menuntut Balas

SEKILAS duel Valencia kontra Manchester United di Mestalla Stadium, Kamis (13/12) dini hari WIB seperti formalitas belaka. Tapi, kemarahan tuan rumah membuat laga jadi berbeda.

Preview Valencia vs Man United: Mestalla Menuntut Balas
MU meladeni Valencia, Kamis (13/12) dini hari WIB
SEKILAS duel Valencia kontra Manchester United di Mestalla Stadium, Kamis (13/12) dini hari WIB seperti formalitas belaka. Tapi, kemarahan tuan rumah membuat laga jadi berbeda.
 
MU sudah dipastikan melaju ke fase knockout setelah menaklukkan Young Boys 1-0 pada matchday kelima, dua pekan lalu. Hasil tersebut, otomatis membuat Valencia tersingkir, lantaran di saat yang bersamaan takluk 0-1 melawan tuan rumah Juventus.
 
Yang membuat Los Che-julukan Valencia- mengamuk bukanlah soal hasil. Tapi, cara mereka terdepak dari fase grup yang berbau kontroversi.
 
Gol tunggal MU ke gawang Young Boys yang dicetak Marouane Fellaini telah menyingkirkan Valencia secara menyakitkan. Gol itu jadi perdebatan lantaran Fellaini dianggap lebih dulu melakukan handball sebelum melepaskan tendangan terukur ke gawang Young Boys.
 
Hasil tersebut membuat Valencia dipastikan finis di posisi ketiga klasemen Grup H dan terlempar ke Liga Europa. Valencia saat ini mengumpulkan lima poin. Sementara itu, MU di posisi kedua dengan 10 poin akan berebut puncak dengan Juventus yang sudah mengoleksi 12 poin.
 
Pelatih Valencia, Marcelino, frustrasi. Dia lanta menyinggung sistem video assitant referee (VAR) yang tak kunjung digunakan di ajang Liga Champions.
 
"Saya tahu itu handball, tapi kami tidak punya solusi. Hal-hal detail kecil seperti ini penting," ujar pelatih Marcelino seperti dilansir Football Espana.
 
Kini, Marcelino ogah terus terusan meratapi kekecewaan. Dia ingin timnya membuktikan diri lebih layak lolos ke fase knockout.
 
"Kami akan berusaha memenangi laga di Mestalla. Kami akan tampil dengan kemarahan. Kami ingin menang dan menutup fase grup dengan baik," tegas Marcelino.
 
Sementara itu Manajer MU, Jose Mourinho mengisyaratkan rotasi pemain. Dia merasa timnya tak perlu terlalu ngotot memenangi laga untuk meraih status juara grup. The Special One, julukannya, lebih mementingkan faktor kebugaran para pemain inti.
 
"Ya, saya rasa kami harus melakukan (rotasi pemain). Karena memang pemain saya perlu istirahat, dan ada juga orang yang perlu bermain. Ini masalah kepercayaan, pertanyaan tentang keadilan juga," ujar Mourinho seperti dikutip dalam laman resmi klub.
 
Sementara itu, Mourinho memastikan gelandang asal Prancis, Pogba bermain sejak menit awal. Dia berharap mantan bintang Juventus, itu bisa membuktikan diri layak jadi pemain utama di tim Setan Merah.
 
Seperti diketahui, Pogba mulai sering menghiasi bangku cadangan. Selain karena inkonsistensi permaian, dia juga beberapa kali terlibat perang dingin dengan Mourinho.
 
"Melawan Valencia, dia akan bermain. Dia harus menunjukan permainan sepakbola yang fantastis untuk dimainkan dan untuk ditunjukan pada semua orang betapa bagusnya dia," ungkap Mourinho.
 
"Dia harus bermain dengan mentalistas yang sama dengan yang dimainkan tim. Paul (Pogba) bisa menjadi pemain yang luar biasa. Dia memiliki potensi untuk menjadi pemain yang luar biasa." (bsf)


Editor : inilahkoran