Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jalan Mekar Sejahtera Bojongloa

Seorang pria bernama Suparman ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos milik Haji Subarkah di Jalan Mekar Sejahtera, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025. 

Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jalan Mekar Sejahtera Bojongloa
Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul Iptu Iyus Yosep Yuliana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari call center 110 mengenai penemuan mayat di lokasi tersebut. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Seorang pria bernama Suparman ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos milik Haji Subarkah di Jalan Mekar Sejahtera, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025. 

Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul Iptu Iyus Yosep Yuliana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari call center 110 mengenai penemuan mayat di lokasi tersebut. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami menerima informasi dari call center 110 bahwa ditemukan mayat di kamar kos milik Haji Subarkah di Jalan Mekar Sejahtera. Setelah dicek, benar ditemukan seseorang bernama Suparman sudah meninggal dunia,” ujar Iyus di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan pemilik kos, korban baru satu bulan menempati kamar tersebut. Polisi juga memeriksa rekam medis korban dan hasil pemeriksaan Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Dari keterangan Pak Subarkah, korban baru sebulan tinggal di kosan. Kami juga sudah cek, Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Suparman diketahui berusia 49 tahun dan bekerja sebagai karyawan swasta. Di lingkungan tempat tinggalnya, korban dikenal dekat dengan seorang pendeta yang setiap hari mengantarkan makanan untuknya.

“Korban bukan pendeta, tapi karyawan swasta. Hanya saja orang terdekatnya adalah seorang pendeta yang rutin mengantarkan makanan pagi, siang, dan sore,” jelas Iyus.

Penemuan korban berawal ketika salah satu karyawan dari pendeta tersebut mengantarkan makanan ke kamar korban. Saat itu, pintu kamar tidak terkunci.

“Ketika karyawan pendeta itu mengantarkan makanan, pintu kamar tidak terkunci. Setelah dibuka, korban sudah tergeletak. Saat dicoba dibangunkan, korban tidak merespons. Karyawan tersebut lalu memanggil pendeta dan bersama-sama memeriksa kondisi korban,” terang Iyus.

Setelah diperiksa petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan. Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban kemudian dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan visum luar.


Editor : Doni Ramdhani