Andalkan Kolaborasi, KPID Jabar Klaim Tak Keluarkan Biaya Sepeserpun untuk Anugerah Penyiaran ke-18 2025

Puncak Anugerah Penyiaran ke-18 2025 Jawa Barat sudah di depan mata. Pemenang nominasi akan diumumkan pada Senin 10 November 2025 di Soreang Kabupaten Bandung.

Andalkan Kolaborasi, KPID Jabar Klaim Tak Keluarkan Biaya Sepeserpun untuk Anugerah Penyiaran ke-18 2025
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah KPID Jabar Adiyana Slamet menuturkan, dalam Anugerah Penyiaran ke-18 2025 ini pihaknya mengusung tema Penyiaran Motekar Menuju Jabar Istimewa. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Puncak Anugerah Penyiaran ke-18 2025 Jawa Barat sudah di depan mata. Pemenang nominasi akan diumumkan pada Senin 10 November 2025 di Soreang Kabupaten Bandung.

Total, ada 16 kategori yang diperebutkan oleh 103 karya dari puluhan lembaga penyiaran. Antaranya enam kategori untuk radio, lima kategori televisi dan lima kategori umum.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah KPID Jabar Adiyana Slamet menuturkan, dalam Anugerah Penyiaran ke-18 2025 ini pihaknya mengusung tema Penyiaran Motekar Menuju Jabar Istimewa.

Harapannya, di tengah kesulitan yang dialami lembaga penyiaran saat ini, mereka dapat terus menyuguhkan siaran terbaik.

"Sesungguhnya motekar penyiaran ini mencerminkan dalam konteks hari ini, harus survive. Anugerah ini momentum membangkitkan, menyuarakan negara harus tetap hadir untuk melindungi industri penyiaran," ujar Adiyana di Gedung Sate, Jumat 7 November 2025.

Dia melanjutkan, KPID Jabar sendiri pun terdampak. Namun, semangat untuk memotivasi lembaga penyiaran terus dibangun.

Bahkan dalam gelaran Anugerah Penyiaran ke-18 2025 ini kata dia, KPID Jabar tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Dirinya bersyukur, melalui kolaborasi dengan stakeholders, gelaran puncak tetap dapat dilaksanakan pada 10 November mendatang.

"Anugerah Penyiaran ke-18 ini bentuk nyata dengan kolaborasi. Ikhtiat pasti dikasih jakan oleh Allah. KPID tidak menganggarkan sepeserpun. Tapi ketika kolaborasi untuk membangun penyiaran tetap hidup, jalan pasti ada," ucapnya.

Dia berharap, melalui Anugerah Penyiaran ke-18 2025 dapat memotivasi lembaga penyiaran untuk terus menyajikan program dan konten mendidik bagi masyarakat Jabar.

"Walaupun di tengah ketimpangan regulasi, lembaga penyiaran tetap ada memberikan informasi yang mendidik. Menjadi sumbangsih demi terwujudnya Jabar istimewa, berlandaskan ide kreatif," harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Mas Adi Komar menegaskan Pemprov mendukung penuh gelaran ini.

"Pemprov Jabaf ke depannya akan meningkatkan support dan fasilitas terutama kepada KPID. Kami concern bagaimana peningkatan literasi digital," ujarnya.

Terlebih diakuinya, Pemprov Jabar tidak bisa bergerak sendiri dan harus dibantu oleh lembaga penyiaran, guna memberikan informasi mendidik terhadap masyarakat.

"Tentunya lembaga penyiaran salah satu mitra yang mempunyai kompetensi. Lembaga penyiaran salah satu kompenen yang kami harapkan menjadi rujukan masyarakat. Tentunya dengan semangat motekar ini, lembaga penyiaran dapat lebih kreatif," katanya.


Editor : Doni Ramdhani