Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jongko Pusat Perbelanjaan Bandung
Pria di Bandung ditemukan tewas gantung diri di jongko air isi ulang di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Kiaracondong. Korban ditemukan dengan leher terlilit kabel, diduga tertekan masalah ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Seorang pria di Kota Bandung ditemukan tewas gantung diri di jongko air isi ulang miliknya di salah satu pusat perbelanjaan, Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Kiaracondong, Minggu (21/12/2025) siang. Faktor ekonomi diduga menjadi pemicu peristiwa tersebut.
Korban diketahui bernama DR (51), warga Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban, HR sekitar pukul 12.30 WIB, saat hendak membuka jongko air isi ulang.
Sejak pagi, jongko diketahui dalam keadaan terkunci. Namun ketika kembali pada siang hari, pintu belakang jongko sudah terbuka.
“Saat masuk ke dalam, korban sudah tergantung dan tidak bernyawa,” ujar Kapolsek Kiaracondong saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).
Leher Terlilit Kabel Hitam
Saat ditemukan, korban dalam posisi gantung diri dengan leher terlilit kabel hitam di dalam jongko air isi ulang miliknya. Kondisi korban sudah kaku dan diperkirakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.
Anak korban kemudian memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kiaracondong.
Polisi dan Inafis Lakukan Olah TKP
Petugas Polsek Kiaracondong bersama Tim Inafis Polrestabes Bandung segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban meninggal dunia akibat gantung diri,” kata Kapolsek.
Diduga Dipicu Masalah Ekonomi
Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya, Sabtu (20/12/2025) sore.
Pertengkaran tersebut diduga dipicu persoalan ekonomi, karena korban memiliki sejumlah utang yang belum terbayarkan.
“Korban sempat keluar rumah sambil mengucapkan ingin mati saja,” kata Kapolsek mengutip keterangan saksi.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kondisi jenazah sudah kaku dan diperkirakan korban meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.
Keluarga Tolak Visum
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Mereka memastikan peristiwa itu murni bunuh diri akibat tekanan ekonomi. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. ***
Disclaimer:
Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan berat, depresi, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan. Layanan dukungan kesehatan jiwa dapat diakses melalui Hotline Kemenkes 119 ext. 8 atau fasilitas kesehatan terdekat.
Editor : Gin gin T Ginulur


