Profil Singkat dan Peta Kekuatan Tiga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi yang Berlaga di Pilkada Serentak 2024

Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Cimahi tinggal beberapa bulan lagi, tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cimahi telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan.

Profil Singkat dan Peta Kekuatan Tiga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi yang Berlaga di Pilkada Serentak 2024
Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Cimahi tinggal beberapa bulan lagi, tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cimahi telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan./istimewa

INILAHKORAN, Cimahi - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Cimahi tinggal beberapa bulan lagi, tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cimahi telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan.

Ketiga Bapaslon tersebut yakni Dikdik Suratno Nugrahawan-Bagja Setiawan, Ngatiyana-Adhitia Yudhistira dan Bilal Insan Muhammad Priatna-Mulyana.

Sesuai jadwal ketiga Bapaslon tersebut bakal memasuki tahapan penetapan calon yang akan dilaksanakan pada 22 September 2024 dan dilanjutkan dengan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon pada 23 September 2024.

Kendati demikian, sebelum menentukan pilihan warga Kota Cimahi bisa mengenal profil singkat dan peta kekuatan tiga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi yang bakal berlaga pada Pilkada Serentak 2024 sebagai berikut.

1. Bapaslon Dikdik-Bagja 

Dikdik Suratno Nugrahawan dan Bagja Setiawan merupakan Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi yang pertama mendaftarkan diri ke KPU Kota Cimahi pada 28 Agustus 2024.

Nama Dikdik merupakan figur yang sudah tak asing bagi warga Kota Cimahi, putra asli daerah ini lahir dan besar di Cimahi. Tak hanya itu, Dikdik telah berkarir selama 25 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menempati berbagai jabatan strategis, yakni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), bahkan pernah dipercaya sebagai Penjabat Walikota Cimahi.

Sama halnya dengan Dikdik, Bacalon Wakil Walikota Cimahi, Bagja Setiawan diketahui lahir dan besar di Kota Cimahi. Dia dan keluarganya tinggal di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meski berkarir sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasangan Dikdik-Bagja diusung empat partai politik pemenang pada Pemilu 2024, yakni PKS, Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai NasDem.

Pada Pemilu 2024, PKS meraih 70.624 suara atau 20,75 persen dengan 9 kursi DPRD Cimahi yang disusul Partai Golkar yang meraih 47.598 suara atau 13,98 persen dengan 7 kursi.

Di posisi ketiga ada Partai Demokrat mendapat 26.749 suara atau 7,86 persen dengan 6 kursi, dan Partai NasDem meraih 37.612 suara atau 11,05 persen dengan 5 kursi DPRD Cimahi

Apabila dijumlahkan, total dukungan kursi di DPRD Kota Cimahi mencapai 27 kursi. Sedangkan total suara dukungan dari empat partai ini berjumlah 182.583 suara atau sebanyak 53,64 persen.

2. Ngatiyana - Adhitia

Ngatiyana merupakan pensiunan TNI yang kali pertama maju di Pilkada Kota Cimahi tahun 2017. Dia mendampingi Ajay Muhammad Priatna. Setelah terpilih, 
Ajay kemudian tersandung kasus hukum hingga akhirnya Ngatiyana menjadi Wali Kota Cimahi

Pada Pilkada 2024, Ngatiyana memilih berpasangan dengan sosok muda Adhitia Yudisthira yang merupakan seorang pengusaha. 

Ngatiyana - Adhitia diusung empat partai politik yang memperoleh kursi DPRD Cimahi, yaitu Partai Gerindra yang meraih 33.284 atau 8,78% dengan 5 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meraih 28.460 atau 8,36% dengan 4 kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang meraih 16.019 atau 4,71 dengan 2 kursi.

Selain itu, ada pula Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang meraih 18.924 atau 5,56% dan meraih 1 kursi DPRD Cimahi dengan total mencapai 96.687 suara.

Pasangan ini didukung pula oleh beberapa partai norparlemen yakni PKN yang meraih 332 suara atau 0,10%, PSI yang meraih 8.438 suara atau 2,48% dan Partai Perindo yang meraih 2.776 suara atau 0,82%.

Secara keseluruhan, total dukungan suara pasangan Ngatiyana-Adhitia mencapai 108.233 suara atau sebesar 30,81 persen.

3. Bilal - Mulyana

Bilal Insan Muhammad Priatna merupakan politisi muda dari PDI Perjuangan yang tak lain merupakan anak dari mantan Walikota Cimahi, Ajay M Priatna.

Sementara Mulyana, dikenal sebagai pengusaha di bidang pendidikan dan kesehatan. Bilal-Mulyana diusung PDI Perjuangan yang meraih 32.751 suara atau 9,62% dengan 6 kursi DPRD Cimahi.

Selain itu, pasangan ini didukung pula oleh beberapa partai nonparlemen yakni Partai Buruh yang meraih 3.119 suara atau 0,92%, Partai Gelora yang meraih 2.619 suara atau 0,77%, Partai Hanura yang meraih 8.211 atau 2,41%, Partai Garuda yang meraih 755 atau 0,22%, PBB yang meraih 1.393 suara atau 0,41%, dan Partai Ummat yang meraih 718 suara atau 0,21%

Secara keseluruhan, total dukungan untuk pencalonan pasangan Bilal-Mulyana mencapai 49.566 suara atau 14,56 persen.*** 


Editor : JakaPermana