Program 2023, Pemda KBB Masih Fokus untuk Optimalisasi Pembangunan Infrastruktur
Pemda KBB (Kabupaten Bandung Barat) memastikan pada 2023 masih berfokus pada optimalisasi realisasi visi misi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemda KBB (Kabupaten Bandung Barat) memastikan pada 2023 masih berfokus pada optimalisasi realisasi visi misi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, infrastruktur fisik yang hari ini masih menjadi perhatian publik bakal dimaksimalkan Pemda KBB pada 2023 mendatang.
"Kami dengan Bappeda kemarin telah melakukan penyisiran terkait program atau anggaran mana saja yang tidak terlalu penting untuk selanjutnya kita kurangi dan diarahkan ke infrastruktur," katanya kepada wartawan, Jumat 25 November 2022.
Kemudian, jelas dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk bisa membantu pembangunan di bidang infrastruktur fisik tersebut.
"Alhamdulillah kita dapat dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat dan provinsi untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas kita," jelasnya.
Selanjutnya, kata dia, di bidang pariwisata, khususnya di wilayah Lembang pihaknya bakal memperbaiki kawasan Cihideung dengan alokasi anggaran sebesar Rp75,1 miliar.
"Untuk yang lainnya tetap mengacu pada program RPJMD, seperti Bandung Barat Caang akan dimaksimalkan tahun depan," katanya.
Bahkan, sambung dia, pihaknya telah menambahkan anggaran yang dialokasikan dari APBD KBB sebesar Rp37 miliar dan tambahan dari provinsi hampir Rp50 miliar.
"Jadi secara perlahan di tahun 2023 atau dua tahun terakhir pembangunan bakal dilakukan untuk memaksimalkan janji politik," imbuhnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, untuk pembangunan jalan itu ada jalan kabupaten dan jalan lingkungan. Berdasarkan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), pihaknya mengusulkan alokasi anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan sekitar Rp20-30 miliar.
"Kalau untuk jalan kabupaten saya dengan Bappeda mengusulkan anggaran sebesar Rp49 miliar. Belum lagi tambahan dari pusat sebesar Rp17 miliar," tuturnya.
"Untuk tambahan dari provinsi belum ada kepastian, namun masih ada peluang," sambungnya.
Ia berharap, kepada semua pihak agar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di KBB tersebut tidak saling menyalahkan.
"Karena DPRD Jabar pun juga turut mencari anggaran dari pusat agar bisa membantu pembangunan di KBB," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

