Program Studi Kimia Unpad Raih Akreditasi Internasional dari RSC

Program Studi Kimia Unpad meraih akreditasi internasional dari lembaga akreditasi khusus bidang kimia Royal Society ocf Chemistry (RSC).

Program Studi Kimia Unpad Raih Akreditasi Internasional dari RSC

INILAHKORAN, Bandung - Program Studi Kimia Universitas Padjadjaran (Unpad) meraih akreditasi internasional dari lembaga akreditasi khusus bidang kimia Royal Society of Chemistry (RSC).

Akreditasi dari lembaga akreditasi internasional yang berbasis di Inggris tersebut merupakan kali pertama yang dilakukan program studi yang berada di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unpad.

Ketua Tim Akreditasi RSC Kimia Unpad Juliandri mengatakan, proses persiapan akreditasi berlangsung cukup panjang.

“Kurang lebih dua tahun kita persiapkan itu,” ujar Juliandri dalam rilis yang diterima, Rabu 3 November 2021.

Sebagai lembaga akreditasi khusus di bidang kimia, RSC menetapkan berbagai indikator konten yang harus ada dalam kurikulum pembelajaran. Lembaga tersebut juga meminta Kimia Unpad untuk merancang kurikulum lebih detail.

Baca Juga: Mahasiswa Unpad Dituntut Menjadi Seorang Lifelong Learner

“Di dalam kurikulum memuat capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, sampai ke per mata kuliah. Kemudian course outcome-nya seperti apa, sampai ke soal ujian dan jawaban dosen itu disinkronisasikan dengan capaian pembelajaran mata kuliah dan lulusan,” paparnya.

Dengan materi sedetail itu, lanjut Juliandri, Program Studi Kimia Unpad terus melakukan persiapan secara kontinyu. Proses pengajuan barang sendiri sudah dilakukan pada pertengahan Juli lalu. Kemudian, proses asesmen telah dilakukan secara virtual pada 8 September lalu.

Lebih lanjut Juliandri menjelaskan, proses akreditasi tersebut tidak selesai saat pengumuman keluar. Ada sejumlah rekomendasi yang perlu diperbaiki Program Studi Kimia Unpad dalam satu tahun ke depan.

Baca Juga: Delapan Tim PKM Unpad Siap Berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-34 secara Virtual

Rekomendasi tersebut di antaranya restrukturisasi kurikulum dengan mengubah sejumlah mata kuliah pilihan menjadi mata kuliah wajib, penilaian program kerja lapangan harus lebih jelas dan terukur, hingga terkait dengan pedagogi, pelatihan, dan kelengkapan peralatan laboratorium.

Diharapkan, dalam setahun ke depan, rekomendasi tersebut sudah selesai diperbaiki.

“Kita akan terus meningkatkan program-program kita sesuai rekomendasi RSC. Yang paling bagus ketika sudah tidak ada rekomendasi, berarti semuanya sudah benar dan tepat,” kata Juliandri.

RSC sendiri merupakan satu-satunya lembaga global yang melakukan akreditasi khusus untuk bidang kimia. Dengan perolehan akreditasi ini, ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh Program Studi Kimia Unpad.

Baca Juga: Mantap, Unpad Berhasil Kembali Masuk Pemeringkatan THE World University Rankings by Subject 2022

Juliandri menuturkan, hal ini menjadi nilai tambah bagi lulusan Program Studi Kimia Unpad saat terjun di dunia kerja. Akreditasi ini dapat berikan manfaat kepada lulusan. Lulusan bisa diakui secara internasional.

Lembaga RSC juga memberikan sejumlah fasilitas kepada Unpad. Untuk tahun pertama, RSC memberikan layanan akses jurnal gratis yang bisa dilanggan oleh dosen. Program Studi Kimia Unpad juga diberikan kemudahan untuk akses hibah (grant) yang diberikan RSC.

Selain itu, Program Studi Kimia Unpad juga bisa menguatkan jejaring dengan jurusan kimia lain yang ada di dunia.***(okky adiana)


Editor : inilahkoran