PSEL Sarimukti Digeber, DLH Jabar Pastikan Proyek TPPAS Legok Nangka Tetap Jalan

Pemprov Jabar memastikan proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah TPPAS Legok Nangka tetap berjalan, meski proyek baru Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) bakal dibangun di Sarimukti.

PSEL Sarimukti Digeber, DLH Jabar Pastikan Proyek TPPAS Legok Nangka Tetap Jalan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menegaskan, keberadaan PSEL Sarimukti tidak akan mengubah rencana besar di TPPAS Legok Nangka. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar memastikan proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah TPPAS Legok Nangka tetap berjalan, meski proyek baru Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) bakal dibangun di Sarimukti.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menegaskan, keberadaan PSEL Sarimukti tidak akan mengubah rencana besar di TPPAS Legok Nangka.

“Legok Nangka tetap berjalan,” kata Ai, Kamis 16 Oktober 2025.

Dia menjelaskan, pembangunan PSEL Sarimukti merupakan usulan baru yang mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Menurutnya, proyek PSEL tersebut akan menuntaskan persoalan sampah berbasis wilayah aglomerasi, meliputi Cianjur, Subang, Sukabumi, Purwakarta, Karawang, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Potensinya juga 2.000 ton per hari,” ujarnya.

Lebih lanjut Ai menegaskan, skema berbasis aglomerasi ini memastikan setiap wilayah memiliki porsi penanganan sampah yang proporsional.

“Jadi layanan sampah PSEL Sarimukti tidak akan mengganggu kuota untuk TPPAS Legok Nangka,” katanya.

Meski begitu, lokasi pembangunan PSEL Sarimukti masih akan dibahas lebih detail, termasuk status TPAS Sarimukti yang saat ini sudah dalam kondisi terbatas lahan.

“Kalau dibangun di TPA Sarimukti, tentu butuh perluasan lahan karena sekarang sudah eksisting terkait landfill,” jelasnya.

DLH Jabar pun telah menerima beberapa usulan lokasi alternatif untuk proyek tersebut, di antaranya Kabupaten Cianjur dan Karawang.

Sementara itu, proyek TPPAS Legok Nangka akan tetap difokuskan untuk melayani wilayah Bandung Raya. Ai menyebut, proses pembangunannya kini masih dalam tahap menuju financial close, sesuai skema yang sudah direncanakan.

“Legok Nangka tetap berjalan sesuai dengan skema yang telah direncanakan,” pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani