PSIM Yogyakarta Manfaatkan Pramusim Untuk Matangkan Strategi dan Chemisrty Antarpemai

PSIM Yogyakarta memanfaatkan pramusim untuk mematangkan dan memadukan strategi yang diterapkan pelatih kepada para pemain

PSIM Yogyakarta Manfaatkan Pramusim Untuk Matangkan Strategi dan Chemisrty Antarpemai
Para pemain PSIM Yogyakarta berselebrasi seusai menjebol gawang Persik Kediri pada laga BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (31/10/2025). PSIM Yogyakarta menang atas Persik Kediri dengan skor 2-1. ANTARA

INILAHKORAN.ID - PSIM Yogyakarta memanfaatkan pramusim untuk memadukan chemsitry antarpemain dan mematangkan teknik strategi dan permainan. 

Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar menyebutkan, timnya terus mematangkan taktik pada masa pramusim jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi klub, Rabu (19/8/2026), Iksan menjelaskan hal tersebut dilakukan ketika PSIM Yogyakarta melakukan pertandingan uji coba menghadapi beberapa tim.

Pertandingan uji coba terbaru yang dilakukan oleh PSIM Yogyakarta adalah ketika menghadapi Persekabpas Kabupaten Pasuruan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (18/8) lalu.

"Secara keseluruhan sejak awal uji coba kita memang bukan untuk mencari hasil, melainkan bagaimana menyempurnakan tim secara taktis, teknis, hingga kondisi fisik para pemain," jelas Iksan seperti dilansir dari Antara.

Program latih tanding ini menjadi ajang pematangan taktik serta evaluasi performa tim menjelang bergulirnya kompetisi musim baru.

Menurutnya, agenda uji tanding dalam dua pekan terakhir difokuskan guna mematangkan susunan sebelas pertama serta membangun koneksi antarpemain.

"Jadi, kami melihat adanya kekurangan di area tersebut dan hal ini tentu menjadi evaluasi, terutama bagi beberapa pemain baru di lini depan yang terlihat masih mencari cara dan bentuk permainan terbaik. Tidak hanya secara taktis, tetapi juga hubungan antarpemain," ujar Iksan.

Dia menambahkan rotasi pemain terus diuji demi melihat kesiapan setiap penggawa saat dipercaya tampil di atas lapangan.

Iksan lanjut menegaskan bahwa beberapa kekurangan juga menjadi evaluasi penting pada laga ini. Meski demikian, manajemen dan tim pelatih tetap akan berfokus pada proses, bukan hanya hasil.

"Kami memang masih melihat beberapa titik kelemahan, tetapi ini tentu belum bisa menjadi tolok ukur bagaimana mereka bermain di liga nanti," tegas dia.


Editor : Ahmad Sayuti