Skin Barrier Rusak? Ini Cara Memulihkan Kulit Wajah agar Kembali Sehat
Skin barrier rusak ditandai kulit kering, perih, merah, dan mudah berjerawat. Simak cara memulihkan skin barrier dengan rutinitas skincare yang sederhana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi wajah dari paparan polusi, bakteri, dan berbagai faktor lingkungan.
Ketika skin barrier rusak, kulit biasanya memberikan sejumlah tanda, seperti terasa perih saat menggunakan skincare, kemerahan, sangat kering, bersisik, hingga lebih mudah mengalami masalah kulit seperti jerawat.
Kerusakan skin barrier dapat dipicu oleh berbagai kebiasaan, salah satunya terlalu sering menggosok wajah dengan keras. Penggunaan bahan aktif secara berlebihan, seperti retinoid dan produk dengan kandungan asam eksfoliasi, juga dapat membuat kulit mengalami iritasi.
Sederhanakan Rutinitas Skincare
Langkah pertama untuk membantu memulihkan skin barrier adalah menyederhanakan rutinitas perawatan kulit.
Hentikan sementara penggunaan produk eksfoliasi maupun serum dengan bahan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi. Fokuskan perawatan pada produk dasar yang lembut dan membantu menjaga kelembapan kulit.
Rutinitas sederhana dapat terdiri dari:
Pembersih wajah yang lembut dan tanpa pewangi.
Pelembap yang mengandung bahan pendukung skin barrier seperti ceramide.
Sunscreen pada pagi dan siang hari.
Hindari mencuci wajah menggunakan air yang terlalu panas.
Penggunaan air panas sebaiknya dihindari karena dapat membuat kulit semakin kehilangan kelembapan alaminya.
Berapa Lama Skin Barrier Pulih?
Proses pemulihan skin barrier tidak selalu berlangsung dalam waktu yang sama pada setiap orang. Kondisi kulit dan tingkat kerusakannya dapat memengaruhi lamanya proses pemulihan.
Secara umum, pemulihan dapat membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan. Selama proses tersebut, penting untuk tidak terburu-buru kembali menggunakan banyak bahan aktif.
Setelah kulit kembali tenang, tidak lagi terasa perih, dan kondisinya membaik, bahan aktif dapat diperkenalkan kembali secara bertahap dan satu per satu.
Hindari Kerusakan Skin Barrier Berulang
Selain memulihkan kondisi kulit, mencegah kerusakan kembali juga penting. Hindari terlalu sering berganti-ganti produk skincare dan jangan menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus.
Pola hidup juga perlu diperhatikan. Tidur yang cukup serta mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sumber lemak sehat seperti ikan dan kacang-kacangan, dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang mendukung kesehatan kulit.
Jika kulit terus mengalami kemerahan, rasa perih, pengelupasan berat, atau keluhan tidak kunjung membaik, sebaiknya pertimbangkan berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.***
Editor : JakaPermana

