PSSI Buru Pelaku Intimidasi Beckham Putra: Wajah Pelaku Bakal Dipajang di Stadion
PSSI siap jatuhi sanksi berat kepada oknum suporter yang intimidasi Beckham Putra di laga Timnas Indonesia vs Mozambik. Foto pelaku bakal dipajang di stadion!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil langkah tegas menyusul insiden tidak menyenangkan yang menimpa gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra.
PSSI memastikan akan menjatuhkan sanksi berat kepada oknum suporter yang melakukan tindakan intimidasi terhadap pemain berusia 24 tahun tersebut.
Insiden itu terjadi selepas skuad Garuda memetik kemenangan 1-0 atas Mozambik dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6) malam.
Saat para pemain berkeliling lapangan untuk menyapa penonton, Beckham, yang masuk di menit akhir menggantikan Ragnar Oratmangoen justru mendapat makian dan hujatan dari oknum di tribun.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyatakan pihaknya tengah bergerak cepat mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas.
"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," ujar Yunus Nusi.
Dua Sanksi Berat Menanti Oknum Suporter
PSSI tidak main-main dalam menangani kasus ini. Demi memberikan efek jera, federasi telah menyiapkan skema sanksi berlapis untuk oknum suporter yang terbukti bersalah:
Larangan Masuk Stadion (Blacklist): Pelaku akan dilarang menonton langsung seluruh pertandingan Timnas Indonesia di masa mendatang.
Sanksi Sosial: PSSI berencana merilis identitas dan memajang foto wajah pelaku di area sekitar stadion saat Timnas Indonesia bertanding.
"Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," tegas Yunus.
PSSI sangat menyayangkan kejadian ini karena Beckham Putra merupakan salah satu aset masa depan tim Garuda yang harus dijaga psikologisnya.
Editor : Firda Rachmawati


