PTPN I Salurkan Bantuan dan Siapkan Mitigasi Pascabencana Longsor Pasirlangu
PT PTPN 1 memberikan bantuan kepada parakorban bencana longsor di Pasirlangu, Cisarua dan menyiapkan mitigasi pascabencana di Bandung Barat tersebut
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sebanyak 113 warga Pasirlangu terdampak bencana longsor yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Dari jumlah tersebut 25 jenazah berhasil dievakuasi, dan 17 di antaranya berhasil diidentifikasi.
Peristiwa ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk PTPN I Regional 2 yang turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi bahan makanan, susu, selimut, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.
Meski area perkebunan yang dikelola PTPN I tidak terdampak langsung oleh bencana longsor, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
"Kami akan hadir kembali dalam waktu dekat bersama holding dan PTPN III, bahu-membahu dengan Danantara membawa bantuan lagi," kata Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin 26 Desember 2026.
Selain penyaluran bantuan, Desmanto menuturkan bahwa kejadian ini juga menjadi bahan evaluasi internal bagi PTPN I dalam pengelolaan wilayah. Sejumlah langkah mitigasi akan dilakukan, di antaranya penanaman kembali pohon kayu dan tanaman tahunan di kawasan curam dengan topografi berat, serta upaya mencegah kerusakan pada lahan terbuka.
"Di Kabupaten Bandung Barat, PTPN mengelola kebun di Ciater dan Pangheotan dengan komoditi teh, serta beberapa lokasi lain yang digarap masyarakat," sebutnya.
Secara keseluruhan, luas lahan yang dikelola PTPN I di wilayah Jawa Barat mencapai sekitar 14.000 hektar. Ke depan, perusahaan berencana mengalihkan lahan yang saat ini ditanami sayuran untuk kembali ditanami komoditas perkebunan seperti kopi dan teh yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi topografi, sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko bencana.
"Kita akan berdayakan masyarakat sebagai pekerja di sana, sehingga mereka mendapatkan gaji sambil berkolaborasi melakukan penghijauan kembali," jelas Desmanto.
Editor : Ahmad Sayuti

