Puluhan Siswa di Cianjur Keracunan Makanan Program MBG, DPRD Jabar Minta Pemerintah Pusat Evaluasi

Sebanyak puluhan siswa di Cianjur keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin 21 April 2025 kemarin.

Puluhan Siswa di Cianjur Keracunan Makanan Program MBG, DPRD Jabar Minta Pemerintah Pusat Evaluasi
Menyikapi kejadian puluhan siswa di Cianjur keracunan massal itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono meminta pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi total terhadap program MBG. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak puluhan siswa di Cianjur keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin 21 April 2025 kemarin.

Data sementara, puluhan siswa di Cianjur keracunan massal MBG itu 78 korban. Di antaranya 55 siswa dari MAN 1 Cianjur dan 23 orang lainnya merupakan siswa SMP PGRI 1 Cianjur.

Menyikapi kejadian puluhan siswa di Cianjur keracunan massal itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono meminta pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi total terhadap program MBG.

Sebab, selain masalah keracunan, program MBG juga bermasalah karena vendor penyedia ada yang tidak dibayar dan itu terjadi di beberapa tempat.

"Sehingga saran kami paling tidak pemerintah pusat, khususnya presiden melakukan evaluasi," ujar Ono di Kantor DPRD Jabar, Selasa 22 April 2025.

Dia menambahkan, bila program MBG ini menjadi prioritas. Maka harus dipersiapkan dan dilaksanakan sebaik mungkin.

"(Sehingga) Hasilnya bisa tercapai sesuai dengan output, income dan benefit-nya," ucapnya.

Ono melanjutkan, Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pengampu program MBG, harus memiliki standar. Sehingga, masalah-masalah serupa tidak lagi terulang.

"Tentunya harus mempunyai SOP dari berbagai macam aspek. Ya harus evaluasi totallah presiden dan Badan Gizi Nasional," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani