Punya Sekretariat Bogor Raya, LSM Gempur Soroti Korupsi

LSM Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) meresmikan Sekretariat Bogor Raya. Sekretariat tersebut menjadi pilot project untuk perwakilan di 22 provinsi lainnya.

Punya Sekretariat Bogor Raya, LSM Gempur Soroti Korupsi
INILAH, Bogor – LSM Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) meresmikan Sekretariat Bogor Raya. Sekretariat tersebut menjadi pilot project untuk perwakilan di 22 provinsi lainnya.
 
"Usai Bogor Raya, LSM Gempur akan membentuk 22 sekretariat di 22 provinsi untuk nantinya menerima aduan, keluhan, dan laporan dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, maupun pungutan liar (pungli)," kata Roy kepada wartawan di Cibinong, Senin (25/2/2019).
 
Walaupun sudah mengendus dugaan tindak pidana korupsi, dirinya berharap pejabat di Kota/Kabupaten Bogor tidak tertangkap aparat penegak hukum.
 
"Kami sudah mengendus ada oknum pejabat melakukan dugaan tindak pidana korupsi, terutama dalam proyek APBD II. Dugaan itu sedang dicari barang buktinya, lalu kita akan laporkan ke aparat hukum," katanya.
 
Ketua Harian Sekretariat LSM Gempur Bogor Raya Nurcholis Fadhillah mengatakan, pihaknya sedang menyoroti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membidangj perizinan untuk pengungkapan kasus korupsi. Pasalnya, sejumlah kepala daerah yang tertangkap KPK, seperti kasus Meikarta, berawal dari masalah bidang perizinan.
 
“Kami siap menjalankan tugas sebagai LSM yang bermitra dengan KPK, kepolisian, dan kejaksaan. Setiap keluhan, aduan maupun laporan tentang korupsi, gratifikasi dan pungli akan ditindaklanjuti. Kami akan melakukan demonstrasi agar mereka mawas diri. Pokoknya tunggu saja kejutan untuk Kabupaten Bogor," tegasnya.


Editor : inilahkoran