Pupuk Kujang Jual Sembako Harga Miring, Pastikan Warga Dapat Akses Pangan Berkualitas
Ribuan warga antre di pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) untuk mendapatkan sembako dengan harga miring.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ribuan warga antre di pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) untuk mendapatkan sembako dengan harga miring.
Warga yang antre sejak pagi hari terlihat antusias mendapatkan sembako murah ditengah kenaikan harga saat ramadan ini. Pupuk Kujang menjual harga miring sebanyak 5.100 paket sembako untuk masyarakat umum.
Direktur Utama Pupuk Kujang Budi Santoso mengatakan, sembako murah diluncurkan Pupuk Kujang karena saat ini masyarakat sedang memasuki fase krusial ramadan dimana dinamika permintaan pasar terhadap kebutuhan pokok cenderung meningkat.
Perusahaan melakukan langkah pro aktif dengan menggelar program pasar semobako murah sebanyak 5.100 paket sembako.
“Di bulan penuh berkah ini tebus murah 5.100 paket sembako merupakan bentuk empati kami untuk memastikan setiap lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terkendala fluktuasi harga pasar,” Budi, Senin 9 Maret 2026.
Menurutnya, gelar sembako murah untuk memastikan masyarakat tetap mendapat akses pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Melalui subsidi yang dialokasikan perusahaan dengan paket yang terdiri dari beras, minyak goreng dan gula ditengah fluktuasi harga komoditas pangan setiap Ramadan.
"Apa yang kami lakukan merupakan wujud nyata dari mandat BUMN sebagai agen pembangunan," katanya.
Budi mengatakan program sembako murah ini berlangsung dari 6-8 Maret 2026. Perusahaan menyasar ekonomi yang membutuhkan perhatian khusus dan memastikan kelompok masyarakat pra sejahtera tetap memiliki kedaulatan pangan.
Langkah mitigasi ini diharapkan mampu memberikan dampak psikologis pasar yang positip dengan kehadiran BUMN untuk menjaga keseimbangan mikro.
Melalui pengawasan distribusi yang ketat bantuan ini dipastikan menjangkau sasaran yang tepat di wilayah operasional perusahaan.
Editor : Doni Ramdhani

