Kekeringan Karawang Meluas, Pupuk Kujang Kirim 32 Ribu Liter Air Bersih

Kekeringan meluas di Karawang, Pupuk Kujang menyalurkan 32 ribu liter air bersih ke tiga desa di Kecamatan Tegalwaru yang terdampak parah.

Kekeringan Karawang Meluas, Pupuk Kujang Kirim 32 Ribu Liter Air Bersih
Warga Karawang Antre mendapatkan air bersih saat musim kering

INILAHKORAN.ID-Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Karawang semakin meluas. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan air bersih, PT Pupuk Kujang Cikampek menyalurkan 32 ribu liter air bersih ke sejumlah titik terdampak.

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan Pupuk Kujang melalui Baitul Maal Pupuk Kujang dalam program Siaga Tanggap Bencana (Sigab). Bantuan diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kondisi kekeringan cukup parah di Karawang Selatan.

Tiga desa di Kecamatan Tegalwaru yang mendapatkan bantuan air bersih tersebut yakni Desa Kutalanggeng, Desa Cintalanggeng, dan Desa Cibarengkok.

Warga tampak mengantre saat dua unit truk tangki pembawa air bersih tiba di permukiman mereka.

Pgs SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Jerry Yosefh Rochmaya, mengatakan kekeringan di Karawang saat ini terus meluas. Berdasarkan pemantauan perusahaan, sedikitnya 15 desa telah mengalami kesulitan air bersih.

"Wilayah ini termasuk paling parah kekeringan air bersih. Sudah berapa bulan terakhir mereka kesulitan air bersih. Ini karena sumber air bersih surut serta sumur-sumur yang ada di sana sudah mengering. Kami datang dengan membawa dua unit mobil tangki air bersih untuk membantu mereka," kata Jerry, Senin (24/8/2026).

Pupuk Kujang Siaga Hadapi Kemarau Panjang

Jerry mengatakan Pupuk Kujang terus memantau perkembangan kekeringan di sejumlah wilayah Karawang. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah perlu terus diperkuat agar dampak kemarau panjang terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

"Air merupakan kebutuhan paling mendasar. Kami hadir tidak hanya mengantarkan air, tapi membawa hadirnya kepedulian serta nilai CSR perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat yang sedang berjuang melintasi masa sulit," ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau panjang masih berpotensi berlangsung di wilayah Karawang.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bersih masyarakat diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, Pupuk Kujang bersama entitas di dalamnya memastikan kesiapsiagaan untuk kembali memberikan bantuan apabila dibutuhkan.

Bantuan Air Bersih Akan Kembali Disalurkan

Direktur Operasional Baitul Maal Pupuk Kujang, Dhimas Mukhlas Al Ghifari, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kekeringan di Karawang.

Menurutnya, penyaluran air bersih akan kembali dilakukan apabila terdapat wilayah yang membutuhkan bantuan.

"Kami masih melakukan pemantauan situasi. Jika dibutuhkan kami akan kirim kembali air bersih untuk warga yang membutuhkan," kata Dhimas.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga di wilayah Karawang Selatan yang sumur dan sumber airnya mulai mengering akibat kemarau panjang.***


Editor : JakaPermana