Ramadan di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Telkomsel

Bulan Ramadhan sebentar lagi hadir. Umat muslim di Indonesia kini bersiap untuk memasuki bulan suci di tengah situasi pandemi Covid-19. Dalam rangka persiapan menyambut ramadhan di Tanah Air, Telkomsel menyiapkan sejumlah insiatif menghadapi lonjakan trafik.

Ramadan di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Telkomsel
istimewa

INILAH, Jakarta - Bulan Ramadhan sebentar lagi hadir. Umat muslim di Indonesia kini bersiap untuk memasuki bulan suci di tengah situasi pandemi Covid-19. Dalam rangka persiapan menyambut ramadhan di Tanah Air, Telkomsel menyiapkan sejumlah insiatif menghadapi lonjakan trafik.

Direktur utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini mengalami perubahan dalam pengujian networking dengan dilakukannya secara virtual, demi bentuk salah implementasi imbauan pemerintah untuk physical distancing meski tetap menjaga kualitas terbaik.

"Telkomsel memperkirakan, pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, akan terjadi lonjakan trafik sebesar 20 persen dari hari biasa. Jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, lonjakan akan mencapai 66 persen." ujar Setyanto dalam konferensi virtual dengan media, Selasa (21/04/2020).

Hal ini disebabkan beberapa faktor, dimana para pekerja dirumah (WFH) kini semakin aktif menggunakan data. Meningkatnya trafik data juga dipicu akibat kemungkinan meningkatnya frekuensi penggunaan berbagai layanan digital, seperti video conference call maupun akses aplikasi lainnya.

Selain itu, mereka juga cenderung aktif menggunakan media sosial dan aplikasi pesan instan. Internet juga biasanya digunakan untuk mengakses informasi tentang lokasi mudik atau wisata selain sebagai hiburan.

"Beberapa faktor lainnya karena akses e-learning paket ruang guru dan ilmupedia pengunduhnya lebih dari 5,8 juta pengguna. untuk layanan lainnya cloud x dan lainny pertumbuhannya tinggi tumbuh 5ribu persen aplikasi pesan instan whatsapp dan line tumbuh 30% dan akses video melalui maxstream untuk layanan games naik 60%," ujar Setyanto.



Persiapan lain yang Telkomsel lakukan adalah membangun 11.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) dan mengoperasikan 69 mobile BTS di seluruh Indonesia, serta menambah kapasitas gateway internet sebesar 15 persen menjadi 6.100 GBps. Telkomsel juga meningkatkan kapasitas sistem IT layanan serta layanan isi ualng pulsa.

Meski tidak ada mudik pada tahun ini, Telkomsel tetap mengoptimalkan jaringan mereka di jalur tol dan jalan utama, termasuk 16 ruas tol di Sumatera dan Jawa yang sudah tercover 100% 4G. (inilah.com)


Editor : JakaPermana