RAPBDP Tahun 2025 Defisit Rp774 Miliar, Asep Wahyuwijaya Memuji Strategi Rudy Susmanto-Jaro Ade
Tak hanya menganggapnya lazim, Anggota Badan Anggaran DPR Asep Wahyuwijaya juga memuji strategi pasangan bupati dan wakil bupati Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade yang mendefisitkan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2025 hingga sebesar Rp774 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Tak hanya menganggapnya lazim, Anggota Badan Anggaran DPR Asep Wahyuwijaya juga memuji strategi pasangan bupati dan wakil bupati Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade yang mendefisitkan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2025 hingga sebesar Rp774 miliar.
"Defisit dalam RAPBDP itu lazim atau sudah biasa, dan saya melihat langkah mendefisitkan RAPBDP tahun ini oleh Rudy Susmanto-Jaro Ade untuk melecut jajarannya agar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga kondisi keuangan Kabupaten Bogor," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Selasa 5 Agustus 2025.
Asep Wahyuwijaya, yang saat ini duduk di Komisi VI pun bahkan yakin pada akhir 2025 atau awal 2026, keuangan Kabupaten Bogor bakal surplus hingga ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) positif.
"Defisit itu asumsi, belanja harus optimis dan pendapatan harus pesimis. Tetapi dengan semangat, terutama Bappenda yang mencari peluang penambahan pendapatan, maka saya yakin kondisi keuangan Kabupaten Bogor pada awal tahun depan surplus atau ada Silpa positif sebagai modal belanja di Tahun 2026 mendatang apalagi sedang ada pemutihan denda Pajak Bumi Bangunan (PBB)," tuturnya.
Petinggi DPP Partai Nasdem itu pun mendesak, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan DPRD Kabupaten Bogor memaksimalkan peran tugas pokok fungsinya masing-masing.
"SKPD dan DPRD Kabupaten Bogor saat ini didesak untuk bekerja secara detail dan keluar dari zona nyamannya," tambahnya.
Ia menjelaskan, dengan strategi Rudy Susmanto-Jaro Ade, maka akan ada bayangan, prediksi atau perkiraan yang nyata, berapa kenyataan besar pendapatan dan belanja daerah.
"Prognosis yang mendekati kenyataan, terkait trend pendapatan, belanja daerah dan kemampuan serapan anggaran Kabupaten Bogor akan terlihat nanti di awal Tahun 2026," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani
