Ratusan Ribu Orang Terdampak Tsunami Selat Sunda

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan sebanyak 351 ribu orang terdampak tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12) pekan lalu.

Ratusan Ribu Orang Terdampak Tsunami Selat Sunda
Petugas TNI AL menggendong warga korban tsunami di Pulau Sebesi, Lampung

INILAH, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan sebanyak 351 ribu orang terdampak tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12) pekan lalu.

Kepala Pusat Informasi Data dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah tersebut diperinci menjadi dua yaitu sebanyak 209.628 jiwa terdampak di Provinsi Banten dan 141.611 jiwa terdampak di Provinsi Lampung.

Dia melanjutkan sebanyak 40.386 orang masih mengungsi baik di Banten atau di Lampung. Namun mereka menolak direlokasi karena beberapa hal yakni masalah mata pencaharian, keseharian, dan keterbatasan dana.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda sampai saat ini sebanyak 426 orang, 23 lainnya masih dinyatakan hilang, dan 7.202 orang menderita luka-luka.

Sutopo menjelaskan, bahwa ada penurunan data korban yang meninggal dunia, karena terdapat beberapa jenazah yang teridentifikasi ganda di sejumlah posko tanggap darurat.

"Setelah kita lakukan cross check berdasarkan identitas korban meninggal, ada beberapa korban yang didata double (ganda)," ujar Sutopo di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Sutopo melanjutkan, pihaknya dan beberapa lembaga terkait masih terkendala dalam mengevakuasi korban yang berada di lautan karena cuaca ekstrem seperti ombak tinggi yang terjadi di laut dan bibir laut.

Selain itu, upaya pencarian, penyelamatan, dan membuka akses jalan yang terputus masih terhambat karena kekurangan alat berat.

"Luasnya wilayah dampak tsunami menyebabkan kesulitan penanganan secara bersamaan," kata Sutopo.


Editor : inilahkoran