Refleksikan Hari Pahlawan, PPSDM KEBTKE Ajak Pemuda Bijak Gunakan Energi
Bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) mengajak para pemuda melakukan refleksi perjuangan para pahlawan dalam dengan bijak menggunakan energi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) mengajak para pemuda melakukan refleksi perjuangan para pahlawan dalam dengan bijak menggunakan energi.
Kepala PPSDM KEBTKE Susetyo Edi Prabowo diwakili Sub Koordinator Sarana Prasarana Pengembangan SDM dan Informasi Zainul Pulungan mengatakan, dalam konteks Hari Pahlawan ini para generasi muda juga dapat menjadi pahlawan khususnya di bidang energi.
"Mereka bisa menggunakan energi secara bijak dan melakukan konversi energi sesuai dengan amanah pemerintah dalam mendukung komitmen Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060,” katanya kepada wartawan di Kampus Lapangan Cipatat Geomin Kementerian ESDM, PPSDM KEBTKE, Cipatat, KBB, Kamis 10 November 2022.
Ia menyebut, pencemaran lingkungan akibat industrialisasi dan rumah tangga berdampak pada menipisnya sumber daya alam.
"Hal ini tentunya menjadi permasalahan serius bagi kehidupan manusia, termasuk bagi perekonomian bangsa," sebutnya.
Oleh karenanya, terang dia, dunia membutuhkan pekerjaan yang lebih berkelanjutan dan mampu melestarikan lingkungan.
"Jenis pekerjaan ini disebut ILO sebagai Green Jobs, pekerjaan yang berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan," terangnya.
"Contohnya green jobs misalnya teknisi mobil listrik, teknisi panel tenaga surya, dan terkait penggunaan energi baru terbarukan. Beberapa pelatihan tersebut, telah diselenggarakan di PPSDM KEBTKE," sambungnya.
Sejalan dengan kondisi itu, kata dia, PPSDM KEBTKE sesuai dengan visi-misinya terus berusaha mendukung komitmen Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Termasuk, tambah dia, mendukung bidang Green Jobs dengan menyenggarakan diklat berbasis kompetensi, sertifikasi kompetensi, bimbingan teknis dan inhouse training, konsultasi dan audit energi pada bangunan gedung dan industry terkait dengan energi baru dan terbarukan, serta konservasi energi.
“Kami berharap, apa yang kami upayakan dapat mewujudkan kondisi lingkungan yang lebih baik, dan mewarisinya bagi anak cucu kita,” tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

