Innalillahi, Satu Pasien Positif Covid-19 di Garut Meninggal
Kabupaten Garut kembali mencatatkan kematian pasien Covid-19. Hal itu menyusul adanya kematian satu pasien Covid-19
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Garut- Kembali, satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut meninggal dunia, Selasa, 28 September 2021.
Pasien perempuan (KC-24648) berusia 29 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.
Dengan demikian, jumlah pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia di Garut bertambah menjadi sebanyak 1.169 orang.
Penambahan kasus pasien terpapar Covid-19 tersebut terjadi berselang dua hari sebelumnya yang juga dilaporkan terdapat penambahan satu kasus pasien perempuan (Kc-24634) berusia 29 tahun asal Kecamatan Banyuresmi terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut sendiri bertambah tiga orang hingga akumulasinya menjadi sebanyak 24.663 orang.
Baca Juga: Kasus Covid Kian Landai, Jumlah Sekolah Laksanakan PTM Terbatas di KBB Terus Bertambah
Ketiga kasus baru pasien positif Covid-19 tersebut terkonfirmasi dari hasil pemeriksaan RT PCR dan rapid tes antigen.
Dengan jumlah sebanyak 1.169 pasien positif Covid-19 meninggal dunia, persentase kasus kematian akibat Covid-19 di Garut kini mencapai sekitar 4,74 kasus.
Kasus pasien positif Covid-19 selesai pemantauan isolasinya juga bertambah sebanyak empat orang. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 meningkat menjadi sebanyak 23.464 orang. Atau, sekitar 95,14 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 24.663 orang.
Dari data perkembangan kasus Covid-19 tersebut, kasus aktif Covid-19 di Garut kini mencapai sebanyak 30 kasus. Berkurang sebanyak dua kasus dari sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak 32 kasus.
Baca Juga: Dikritik Pedas, Ini Reaksi Robert Rene Alberts
Dari sebanyak 30 kasus aktif itu, sebanyak empat kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya 26 kasus masih menjalani isolasi mandiri.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Berkaitan perkembangan kasus Covid-19 tersebut, Muksin kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada akan potensi penularan Covid-19 berikut beragam varian barunya yang masih mengintai. Meskipun secara umum kasus Covid-19 di Garut terus menurun, masih terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dan bahkan meninggal dunia.
Baca Juga: Mahasiswa Tel-U Buat Alat Inovasi untuk Bantu Jaringan Komunikasi di Daerah Pasca-Bencana
"Alhamdulillah ! Ini berkat upaya-upaya yang dilakukan oleh Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di berbagai tingkatan Pusat sampai tingkat RW/RT dan keterlibatan berbagai pihak dan masyarakat (kasus Covid-19 menurun). Namun demikian, hasil yang telah dicapai tersebut jangan membuat lengah. Kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan !" ingatnya.
Ditambahkannya, protokol kesehatan harus tetap dijaga, terutama dengan cara membiasakan memakai masker secara benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan jaga jarak. Bagi warga yang belum divaksin juga agar segera mengikuti vaksinasi untuk perlindungan diri maupun orang lain di sekitar.***(Zainul Mukhtar)
Editor : inilahkoran


