Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2 PPKM Jawa-Bali

Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Jawa-Bali.

Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2 PPKM Jawa-Bali
Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 PPKM Jawa-Bali.

INILAHKORAN, Cirebon - Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Jawa-Bali.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon, Imron Rosyadi melalui konferensi pers di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Sabtu Desember 2021 malam.

Bupati mengatakan, per Senin 29 November 2021 pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen atau 938.854 suntikan.

Baca Juga: Imron Berharap IMM Ikut Berperan Aktif Membantu Pemkab Cirebon

Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen atau 66.988 suntikan.
"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada minggu ini berada di level 2," kata Imron.

Sementara, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Kemudian, kelompok lansia, 50,88 persen atau 78.753 suntikan.

"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," ungkapnya.

Baca Juga: Waduh, Upah Buruh Cirebon Hanya Naik Rp 417 Perak Per Bulan

Imron menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon sudah berjalan dengan baik. Hal tersebut terjadi karena adanya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Sedangkan untuk tetap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Di antaranya, peningkatan disiplin 5M, pelaksanaan skrining serta testing, terutama di wilayah penyelenggara pilwu serentak.

"Selain itu, kami akan meningkatkan cakupan vaksinasi sebesar 70 persen hingga akhir 2021. Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Muhammad Lutfi, Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, Kepala Kejaksaan Kabupaten Cirebon Hutamrin, dan pejabat forkopimda lainnya. *** (Maman Suharman)


Editor : inilahkoran