INILAHKORAN, Garut-Cerita pasangan Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana yang berhasil menjuarai Ganda Putra All England 2022, setelah secara mengejutkan mengalahkan pasangan kuat pebulutangkis peringkat pertama, kedua, dan ketiga dunia belum usai.
Khususnya Muhammad Shohibul Fikri yang kini viral menjadi pembicaraan hangat masyarakat Kabupaten Garut, khususnya warga kawasan Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler Garut.
Bukan sosok Fikri semata yang menjadi sorotan melainkan latar belakang keluarganya yang berdarah Garut dan menarik perhatian.
Ayah Fikri yakni Didin Rahmat merupakan kelahiran Garut dan alumni SMAN 1 Garut 1988. Dia juga alumni FPOK IKIP Bandung yang kini merupakan pengajar di sebuah SMA di Bandung serta pelatih olahraga bulutangkis.
Ayah dari Didin atau kakek dari Fikrilah yang saat ini turut memantik perhatian publik. Hal itu karena sikapnya yang teguh dan murah hati sehingga laik menjadi kebanggaan warga Garut, khususnya keluarga dan warga sekitarnya.
Kakek Fikri yang bernama Eman Sulaeman merupakan pemilik lahan di sekitar lereng Gunung Guntur yang terdapat lokasi sumber (mata air) air panas di kawasan Kampung Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler. Suhu airnya relatif lebih panas dibandingkan air dari mata air air panas lainnya di sekitar kaki Gunung Guntur. Jika badan kali pertama tersentuh air cucuran dari mata air tersebut maka akan terasa seperti disengat tawon atau engang (Bahasa Sunda). Karena itulah lokasi mata air di lahan milik Eman termasyhur dengan sebutan Ciengang.
Warga di kawasan obyek wisata Cipanas dibuat terkejut dengan keputusan Eman yang tetap menolak keras penawaran pihak pengusaha hotel di sekitar lahan untuk menjual sumber air panasnya. Padahal pengusaha tersebut berani membayarnya sebesar Rp1 miliar.
Eman yang beristerikan Hj Cicih bersikukuh air panas yang berasal dari lahan miliknya itu hanya dimanfaatkan untuk kepentingan umum secara gratis. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Eman menjalankan profesinya sebagai tukang comro.
Hingga akhir hayatnya, Eman dikenal warga Cipanas sebagai tukang comro Cipanas.
Menurut salah seorang kerabat orang tua Fikri di Cipanas Garut, Imam Tamamu Taufik, profesi kakeknya sebagai tukang comro di Cipanas saat ini dilanjutkan uwaknya Fikri yaitu Imam Tamamu Ridwan bersama isterinya. Sedangkan pengelolaan pemandian air panas di Ciengang diteruskan H Rosad yang merupakan kakak isterinya Imam Tamamu Ridwan.
"Barusan juga saya ditelpon ayahnya Fikri," ujar Imam Tamamut Taufik, Selasa (22/3/2022).
Fakta menarik seputar kakek Muhammad Shohibul Fikri sang juara ganda All England 2022 itu kemudian menjadi viral di sejumlah media sosial. Baik yang diceritakan sahabat ayahnya maupun kerabat keluarganya.(zainulmukhtar)***