Pemkot Tasikmalaya dan UMKM di Pangandaran Apresiasi Pengabdian Kepada Masyarakat FPEB UPI

FEB UPI menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di Tasikmalaya dan Pengandaran. Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring.

Pemkot Tasikmalaya dan UMKM di Pangandaran Apresiasi Pengabdian Kepada Masyarakat FPEB UPI
FEB UPI menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di Tasikmalaya dan Pengandaran. Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring.

INILAHKORAN, Ciamis - Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di Tasikmalaya dan Pengandaran. Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring.

Pengabdian kepada masyarakat pada hari pertama difokuskan di Kota Tasikmalaya. Sedangkan pada hari kedua difokuskan di Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dikuti oleh 100 dosen dari 128 dosen yang ada di FPEB. Berdasarkan berdirinya, FPEB merupakan Fakultas yang ke-7 dari 8 Fakultas yang ada di UPI.

Baca Juga: Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI Laksanakan PKM Terkait Pelatihan Menulis

"Pengabdian kepada masyarakat ini sudah didesain di beberapa objek," ujar Dekan FPEB UPI Eeng Ahman, Sabtu 30 Juli 2022.

Dia menjelaskan, untuk sasaran pengabdian yaitu yang berkaitan dengan badan usaha milik desa (BUMDES) di Kota Tasikmalaya.

Seperti, Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) Sajodo, para guru di Sekolah di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, para dosen di perguruan tinggi yang tersebar di UPI Kampus Tasikmalaya, Universitas Siliwangi dan Universitas Perjuangan serta Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: UPI Selenggarakan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik serta Peningkatan Kualitas Pelayanan

Sebagai contoh, pada hari pertama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat FPEB UPI oleh Program Studi Manajemen Jenjang Sarjana (S1). Mereka melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik Literasi Digital untuk UMKM naik Kelas dengan peserta UMKM di Kota Tasikmalaya," ujar Eeng Ahman.

Sementara itu, Program Studi Manajemen jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan dengan topik Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional Berputasi dengan peserta dosen dan mahasiswa S3 UPI Kampus Tasikmalaya dan Universitas Perjuangan Kelas Kerjasama.

Untuk hari kedua, tim pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kabupaten Pangandaran dengan sasaran UMKM pengrajin hata mitra Saluyu Dusun Sukamanah RT 02 WR 06 Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Dosen UPI Yusi Riksa Yustiana Sebut Perundungan Bisa Mencederai Perasaan dan Pikiran

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membahas strategi dan praktik terbaik terkait digital marketing," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan Hasanuddin mengatakan, Kota Tasikmalaya merupakan Kota industri kreatif yang sudah terkenal sejak lama. Sebagai target kota industri termaju di Tahun 2045, pemerintah kota fokus pada pembangunan peningkatan industri kreatif UMKM.

"Kota Tasikmalaya memiliki potensi industri kreatif dan UMKM yang terkenal dengan bordirnya. Punya produk payung gelis, serta kelom gelis," ucap Ivan Dicksan Hasanuddin.

Baca Juga: Ini Kata Pengamat UPI Soal Polemik Kepemilikan Lahan Kebon Binatang

Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat hari kedua ini, Kepala Desa Bojong Kecamatan Parigi ini menyampaikan, bahwa Dusun Sukamanah ini memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, akan tetapi mengalami kendala marketing serta masih kesulitan pada aspek branding.

"Saya berharap, pada pengabdian kepada masyarakat dari FPEB UPI ini bisa dilakukan secara berkelanjutan dalam melakukan pendampingan dan pelatihan," pungkasnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran