Respons Aktivitas Sesar Lembang, Pemkot Cimahi Pertimbangkan Opsi Peningkatan Status Siaga Bencana 

Adanya peningkatan aktivitas Sesar Lembang mulai mendapat respons Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk mengambil langkah preventif.

Respons Aktivitas Sesar Lembang, Pemkot Cimahi Pertimbangkan Opsi Peningkatan Status Siaga Bencana 
ilustrasi/net

INILAHKORAN, Cimahi - Adanya peningkatan aktivitas Sesar Lembang mulai mendapat respons Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk mengambil langkah preventif.

Salah satunya dengan mempertimbangkan opsi untuk meningkatkan status siaga bencana dalam rangka menyikapi adanya aktivitas Sesar Lembang.

"Terkait dengan Sesar Lembang ini kami akan bersiaga untuk lebih menyiagakan lagi unsur-unsur penanganan bencana secara keseluruhan di Kota Cimahi," kata Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan, Jumat 22 Agustus 2025.

Menurutnya, peningkatan status siaga bencana bakal berdampak pada sistem mitigasi bencana. Nantinya, pihaknya bakal mendirikan posko-posko khusus di titik strategis sebagai salah satu sistem mitigasi kebencanaan.

"Kesiapsiagaan kita tentu akan naik satu level, dimana kita akan membuka posko khusus untuk bencana geologikal," tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan langkah-langkah mitigasi personal maupun kelompok.

"Jadi, jangan panik tapi tetap waspada, kenali jalur evakuasi, respon terhadap gempa saat di dalam bangunan, dan lain-lain," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, potensi ancaman bencana Sesar Lembang akibat aktivitas kegempaan yang kerap terjadi dalam kurun waktu beberapa waktu mulai memantik kekhawatiran di masyarakat.

Berdasarkan hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, khususnya Segmen Cimeta (barat) sejak 24 Juli 2025.

Adapun gempa-gempa tersebut dirasakan warga, yaitu Magnitudo 1,8 yang terjadi pada 24 Juli 2025, kemudian Magnitudo 2,1 pada 28 Juli 2025, kekuatan Magnitudo 1,9 pada 14 Agustus 2025 dan kekuatan Magnitudo 1,8 pada 15 Agustus 2025.

Terbaru, kekuatan gempa dengan Magnitudo 2,3 mengguncang wilayah Kota Cimahi pada Selasa 19 Agustus 2025 sekitar pukul 11.41 WIB. Koordinat gempa terjadi di 6,82 LS-107,49 BT dengan pusat berada di darat, 9 km barat laut Kota Cimahi dan di kedalaman 10 km. 
Gempa ini masuk kategori gempa dirasakan, dengan skala II-III (lemah) di Bandung Barat.***


Editor : JakaPermana