Ribuan Siswa SD dan SMP di Kota Bandung Tak Lolos Seleksi PPDB Jalur Zonasi

Sekitar 6.000 pendaftar jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Kota Bandung tidak diterima. Disdik Kota Bandung mengimbau kepada para orang tua dari sejumlah pendaftar itu agar segera mendaftakan ke SMP swasta. 

Ribuan Siswa SD dan SMP di Kota Bandung Tak Lolos Seleksi PPDB Jalur Zonasi
Ketua Tim PPDB Kota Bandung Edy Suparjoto menyampaikan, pendaftar jalur zonasi SMP mencapai sekitar 14 ribu. Sementara itu, kuotanya sekitar 8.300 kursi. (ilustrasi)

INILAHKORAN, Bandung - Sekitar 6.000 pendaftar jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Kota Bandung tidak diterima. Disdik Kota Bandung mengimbau kepada para orang tua dari sejumlah pendaftar itu agar segera mendaftakan ke SMP swasta. 

Ketua Tim PPDB Kota Bandung Edy Suparjoto menyampaikan, pendaftar jalur zonasi SMP mencapai sekitar 14 ribu. Sementara itu, kuotanya sekitar 8.300 kursi. 

"Ada sekitar 6.000 pendaftar yang tidak diterima untuk jalur zonasi tingkat SMP," kata Edy Suparjoto, Kamis 13 Juli 2023.

Terkait PPDB tingkat SD, Edy Suparjoto menyampaikan, pendaftar berjumlah sekitar 22 ribu. Sebanyak 2 ribu di antaranya tidak diterima. Kuota beberapa SD maupun SMP di Kota Bandung sempat belum terpenuhi. Kuota beberapa sekolah itu sudah  terpenuhi setelah tahap III. 

"Pembukaan tahap III juga melalui sistem. Siswa untuk SD maupun SMP itu (yang kuotanya sempat belum penuh), dari sekolah terdekat," ucapnya.

Menurut Edy, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) SD dan SMP akan digalar pada 17 Juli 2023. 

"Bersama organisasi perangkat dinas yang berkaitan dengan sekolah dan pelajar siap melakukan pemantuan pelaksanaan MPLS," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar menambahkan seluruh rangkaian pelaksanaan PPDB Kota Bandung tidak dipungut biaya atau gratis. Prosesnya pun dilakukan secara online mulai dari pendataan, pendaftaran, pengumuman hingga daftar ulang.

Di luar itu, Hikmat mengucapkan terima kasih atas peran aktif panitia PPDB di Satuan Pendidikan baik di sekolah negeri, swasta, PAUD, MI, pesantren, dan PKBM di Kota Bandung maupun di luar Kota Bandung serta utamanya bagi orang tua calon peserta didik yang telah melaksanakan PPDB dengan terus menjaga integritas diri.

“Mohon diingat, yang utama anak melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri, sekolah swasta, MI, MTs, pesantren maupun PKBM,” kata Hikmat Ginanjar.*** (yogo triastopo)


Editor : Doni Ramdhani