Ribuan Warga Turun Bebersih Sampah Cipalebuh
Guna menghindari polusi dan potensi banjir, sekitar 3.000 massa beramai-ramai turun menggelar aksi bersih-bersih memungut sampah di sepanjang aliran sungai Cipalebuh Kecamatan Pameungpuk, Kabupaten Garut, Minggu (23/6/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut - Guna menghindari polusi dan potensi banjir, sekitar 3.000 massa beramai-ramai turun menggelar aksi bersih-bersih memungut sampah di sepanjang aliran sungai Cipalebuh Kecamatan Pameungpuk, Kabupaten Garut, Minggu (23/6/2019).
Mereka berasal dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Pameungpeuk, Sumber Daya Air Jabar, UPT PUPR Kecamatan Pameungpeuk, Pemerintahan Desa Pameungpeuk, Paas, Mandala, dan Sirnabakti, MUI Pameungpeuk, Puskesmas Pameungpeuk, Korwil Pendidikan, serta warga masyarakat lainnya.
Massa memulai aksi memungut sampah di sekitar jembatan Sungai Cipalebuh setelah sebelumnya mendapatkan pengarahan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan setempat di sekitar Leuwikuning.
Massa dengan antusias memungut berbagai sampah bertebaran di sepanjang aliran sungai bermuara ke laut selatan itu. Berbagai sampah dipilah, dan dibakar.
Mereka berharap, kondisi sungai Cipalebuh dapat terbebas dari polusi berbagai jenis sampah. Sehingga keadaan airnya kembali jernih seperti masa lalu. Sebelum kondisinya memperihatinkan dalam beberapa tahun terakhir.
Selain kian mengalami pendangkalan material lumpur, juga terkesan menjadi tempat pembuangan berbagai jenis sampah, terutama sampah rumah tangga.
Menurut Kepala UPT PUPU Kecamatan Pameungpeuk Dian Andri, kendati pengelolaan sungai Cipalebuh ada di pihak SDA Jabar namun kemanfaatannya sangat dirawakan warga Pameungpeuk. Sehingga pihaknya bersama unsur lain serta masyarakat tak ragu turun melakukan aksi bersih-bersih sampah di sungai tersebut.
Diharapkan, langkah tersebut dapat membuat sungai Cipalebuh terbebas dari polusi sampah yang selama ini menghambat aliran sungai tersebut. Sungai juga dapat terbebas dari bahaya banjir.
“Yang terpenting, dengan kegiatan ini, tumbuh kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai,” ujar Dian. (Zainulmukhtar)
Editor : Doni Ramdhani

