Ridwan Kamil: Manfaat IPAL Citarum Harum Dapat Dirasakan Warga di Lima Cekungan Bandung

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, warga yang tinggal di lima wilayah Cekungan Bandung akan mendapatkan manfaat IPAL Citarum Harum.

Ridwan Kamil: Manfaat IPAL Citarum Harum Dapat Dirasakan Warga di Lima Cekungan Bandung
Ridwan Kamil mengatakan, manfaat IPAL Citarum Harum dapat dirasakan warga di lima wilayah Cekungan Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, warga yang tinggal di lima wilayah Cekungan Bandung akan mendapatkan manfaat dari IPAL Citarum Harum.

"Walau asetnya milik kota, kebermanfaatan itu tidak hanya untuk Kota Bandung. Ini kan wilayahnya kabupaten, maka nanti lokasi ini koordinasi gubernur harus memberi manfaat bagi lima wilayah di Cekungan Bandung," kata Ridwan Kamil saat mendampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ke IPAL Citarum Harum di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa 15 Maret 2022.

Lima wilayah yang bisa merasakan manfaat Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau IPAL Citarum Harum yang dimaksud Ridwan Kamil yakni Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, bahkan hingga Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang yang berada di wilayah Cekungan Bandung.

Baca Juga: Foto: Kunjungan Kerja Menko Marves ke IPAL Bojongsoang

"Sampai di Sumedang, KBB, juga nanti bisa manfaatkan ini (IPAL Citarum Harum)," ujarnya.

Diketahui, IPAL Citarum Harum tersebut merupakan program Citarum Harum yang limbahnya telah diolah. Sehingga sudah dinyatakan 100 persen bersih saat dibuang ke Sungai Citarum

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan progres program Citarum Harum dan IPAL Citarum Harum ini sudah mencapai 80 persen. Untuk itu, pemerintah akan melanjutkan program ini hingga 100 persen agar bisa menghadirkan manfaat untuk menekan banjir.

"Kunjungan ini merupakan salah satu bagian dari Program Citarum Harum. Dari laporan yang saya terima tingkat kebersihan Sungai Citarum termasuk penekanan banjirnya sudah mencapai 80 persen. Sisa 20 persen lagi," ujar Luhut.

Baca Juga: Foto: Banjir di Kawasan Bandung Selatan

Walaupun menimbulkan kekhawatiran di mata masyarakat terkait limbah yang dihasilkan IPAL Bojongsoang dibuang ke Sungai Citarum. Luhut menjawab limbah yang dihasilkan IPAL Bojongsoang sudah 100 persen bersih saat dibuang ke Sungai Citarum.

"Kalau yang dari IPAL sudah 100 persen diolah, sudah bersih sebelum dibuang ke Citarum," sebutnya.

Untuk IPAL dan menambah estetika, Luhut menyebut Pemerintah akan membangun panel solar cell di atas air Danau Retensi Cieunteung yang memiliki luas 8,7 hektare dan Danau Andir seluas 4,7 hektare.

"Dari dua danau ini bisa menghasilkan listrik solar cell sebesar 100 MW yang juga untuk menghasilkan karbon kredit senilai USD10,4 juta per MW atau bisa digunakan juga untuk energi listrik bagi pabrik-pabrik yang ada di sekitarnya," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran