Roberto Mancini Kesal, Penyerang Italia Tiba-tiba Jadi Mandul

Roberto Mancini gusar dan kesal karena barisan penyerang Italia jadi mandul. Terbukti mereka hanya main imbang tanpa gol lawan Swiss.

Roberto Mancini Kesal, Penyerang Italia Tiba-tiba Jadi Mandul
Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini. (Antara Foto)

INILAHKORAN, Basel – Roberto Mancini gusar. Dia kesal karena barisan penyerang Italia jadi mandul. Terbukti, mereka hanya main imbang tanpa gol lawan Swiss.

“Kami tak boleh gagal memenangkan pertandingan dengan begitu banyak peluang mencetak gol,” katanya.

Seperti laga Kamis lalu yang berakhir imbang 1-1 saat menjamu Bulgaria, Italia memiliki banyak peluang memenangkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 ini.

Tapi, semua peluang gagal membuahkan gol. Domenico Berardi dan Ciro Immobile gagal memanfaatkan peluang matang.

Jorginho malah tak berhasil menjalankan tugas mengeksekusi penalti. Tendangannya berhasil diselamatkan kiper Swiss, Yann Sommer.

Baca Juga: Italia Senang Ditahan Imbang Swiss Lantaran Bisa Cetak Rekor

“Inilah momen ketika bola tak bisa masuk gawang. Ekali lagi, kami memiliki begitu banyak peluang yang gagal memenangkan pertandingan ini,” ujarnya.

Roberto Mancini sejatinya tidak merujuk pada kegagalan Jorginho melakukan eksekusi penalti. Kegagalan yang dia maksud adalah pada situasi lain.

“Kami perlu lebih determinasi, lebih tuntas, lebih terukur. Sama seperti laga lawan Bulgaria, ini pertandingan lain di mana kami tak boleh gagal dengan begitu banyak kesempatan yang tercipta,” tambahnya.

Menurutnya, pertandingan di babak kedua berlangsung lebih ketat. Tapi, Italia tetap mampu membuka peluang sebagai bukti bahwa timnya mampu bermain dengan baik.

Baca Juga: Laga Brazil vs Argentina Dihentikan Otoritas Kesehatan, Why?

Laga lanjutan Grup C itu dimainkan di Stadion St. Jakob-Park, Basel, Swiss pada Minggu waktu setempat (Senin WIB), hanya tiga hari setelah Italia menyamai rekor nirkalah internasional yang sebelumnya dipegang bersama oleh Brazil dan Spanyol.

Kini, dengan hasil imbang 0-0 di Swiss, Italia jadi pemegang tunggal rekor nirkalah internasional berupa 36 laga beruntun, demikian catatan laman resmi UEFA.

Negara lain yang berpeluang mengejar rekor tersebut adalah Aljazair, yang saat ini punya catatan 29 pertandingan beruntun nirkalah.

Tim besutan Roberto Mancini sebetulnya punya peluang kesempatan emas untuk memenangi pertandingan bila saja Jorginho mampu mengkonversi tendangan penalti yang diperoleh Italia pada menit ke-53.

Baca Juga: Ini Empat Pemain Biang Kerok Kacaunya Pertandingan Brasil vs Argentina

Alih-alih, gelandang yang baru saja dianugerahi sebagai Pemain Terbaik UEFA 2020/21 itu mendapati bola eksekusi penaltinya terlalu dekat dengan jangkauan kiper Yann Sommer yang segera mengamankan si kulit bundar.

Itu menjadi satu dari tujuh penyelamatan Sommer sepanjang laga atas ancaman yang dilancarkan oleh para pemain Italia.

Sementara kiper Gianluigi Donnarumma sempat mengamankan gawang Italia dari sepakan Denis Zakaria pada menit ke-84, sedangkan peluang apik Swiss lainnya dari sundulan Manuel Akanji tiga menit jelang turun minum masih melayang tipis di sisi gawang.

Kendati mampu memecahkan rekor anyar, skor 0-0 lawan Swiss mengikuti hasil kurang optimal lainnya bagi Italia yang sebelumnya juga ditahan imbang 1-1 oleh Bulgaria tiga hari lalu.

Italia tentu ingin segera memperbaiki tren itu ketika menjamu Lithuania di Stadion MAPEI pada Rabu (8/9) saat di laga lain Swiss bertandang ke Irlandia Utara.


Editor : inilahkoran