AS Roma menatap laga mahaberat melawan tuan rumah Juventus di Allianz Stadium, Minggu (23/12) dini hari WIB.
Harusnya, ini jadi grande partita (duel akbar). Kedua tim sama-sama punya nama besar di Eropa. Tapi, musim ini, semuanya menjadi berbeda.
Roma gagal menunjukkan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan untuk berebut gelar juara bersama Si Nyonya Tua. Mereka hanya dua kali menang, dalam delapan laga di pentas Serie A.
Itu berbanding terbalik dengan 'kampanye juara' Juventus sejauh ini. Skuat besutan Massimilliano Allegri, belum sekalipun mencicipi kekalahan sehingga nyaman di puncak klasemen.
Winger Roma, Cengiz Under mengakui laga melawan Juventus akan sangat menyulitkan timnya.
"Juventus adalah tim terbaik di Serie A, sehingga kami harus mempersiapkan segalanya dengan baik. Akan tambah sulit karena mereka bermain di kandang sendiri. Mudah-mudahan kami bisa menampilkan performa yang oke. Kami akan bertarung dengan Juve sebagai kesatuan, memperlihatkan semangat tim yang besar," katanya di Football Italia.
Tak hanya faktor performa, Roma juga punya sejarah buruk di kandang Juventus. Sejak Bianconeri bermarkas di Allianz Stadium, 2012 lalu, Roma sudah delapan kali melakukan lawatan ke sana. Hasilnya, nol besar!
Roma tak pernah meraih poin, alias selalu kalah dalam delapan laga di Allianz Stadium. Mereka kebobolan 17 gol, dan hanya tiga kali melesakkan bola.
Tapi sekali lagi, Under menegaskan tak ada yang mustahil dalam sepak bola. Dia yakin, timnya bisa meraih sesuatu di kandang Juventus.
"Ini adalah periode sulit dan kami membutuhkan kemenangan. Untungnya, kami menang melawan Genoa pekan lalu dan itu sangat penting bagi kami untuk terus berkembang. Kemenangan itu menciptakan optimisme tidak hanya di tim, tapi juga di sekeliling kami dan fans," sambungnya. (bsf)