Rose BLACKPINK Unggah Video saat Dimarahi Polisi di New York

Rose BLACKPINK mengunggah video saat dirinya dimarahi polisi di New York yang mengundang tawa penggemar.

Rose BLACKPINK Unggah Video saat Dimarahi Polisi di New York
Rose BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Rose BLACKPINK menceritakan pengalamannya di New York City dan membahas album serta rencananya dalam sebuah acara.  

Pada hari Rabu, 11 Desember 2024, sebuah Video berjudul 'ROSE Mengajarkan Kita Permainan Minum yang Tepat dan Berbicara Tentang Album Baru 'Rosie'” dipublikasikan di saluran YouTube 'Elvis Duran Show'.

Acara bincang-bincang YouTube tersebut diawali dengan sambutan pembawa acara kepada Rose BLACKPINK di New York City, sebelum Rose BLACKPINK mengajarinya “permainan minum di apartemen” yang menjadi inspirasi lagu hit terbarunya, 'APT'.

Setelah itu, Rose BLACKPINK bercerita tentang usahanya mencari waktu untuk melakukan berbagai hal di New York, seperti berbelanja, mengunjungi bar dan restoran, serta menikmati suasana Natal di kota itu. 

Dia kemudian mengenang pengalaman Dimarahi Polisi saat dia melewati acara Penerangan Pohon Natal Rockefeller Center yang terkenal. 

“Saya tidak tahu apakah saya diizinkan melakukan itu, tetapi saat itu kami sedang berkendara melewati (pohon Rockefeller) dan kami terjebak macet”, ungkap Rose BLACKPINK.

Rose BLACKPINK kemudian melanjutkan, “Saya jadi, Anda tahu, saya ingin mengambil gambar di depannya.”

Menurut Rose BLACKPINK, dia hanya menjulurkan kepalanya keluar dari atap matahari selama sekitar satu detik untuk mengambil gambar, tetapi dia dengan cepat Dimarahi oleh Polisi, yang berteriak padanya untuk duduk.

"Aku punya Video, aku akan segera mengunggahnya," kata sang idola wanita itu.
Sesuai dengan janjinya, dia kemudian mengunggah Video tersebut, yang mengundang tawa dari para Penggemar

Sebagai tanggapan, pembawa acara bercanda dengan mengatakan, "Saya merasa itu adalah hal paling biasa di New York City yang dapat Anda lakukan, mencoba untuk bersenang-senang dan seseorang mengumpat Anda karenanya."***


Editor : Irma Nurfajri